SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Cidahu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Cidahu, Kamis (12/2/2026), menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan ke depan.
Forum tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, para kepala desa, tokoh agama dan masyarakat, organisasi profesi, hingga perwakilan dunia pendidikan. Hadir dalam kegiatan itu Camat Cidahu Tamtam Alamsyah, S.IP, Kapolsek Cidahu AKP Endang Slamet, S.AP, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Teddy Setiadi, SE dari Fraksi Partai Gerindra Komisi II, serta perwakilan dari Fraksi PKS dan PKB.
Camat Cidahu Tamtam Alamsyah dalam sambutannya menekankan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam sistem perencanaan pembangunan yang berbasis partisipasi. Menurutnya, forum ini harus dimanfaatkan untuk merumuskan program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar agenda rutin tahunan.
Ia menyampaikan bahwa arah pembangunan Cidahu diarahkan pada penguatan sektor agroindustri dan pariwisata. Potensi pertanian, sumber daya alam, serta destinasi wisata yang dimiliki wilayah tersebut dinilai perlu didukung infrastruktur memadai dan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Teddy Setiadi menyoroti pentingnya ketertiban mekanisme dan disiplin administrasi dalam setiap pengajuan usulan pembangunan. Ia menjelaskan, tidak sedikit program yang sebenarnya memiliki urgensi tinggi, namun terkendala karena kelengkapan dokumen yang belum memenuhi persyaratan.
Menurutnya, setiap usulan harus melalui tahapan mulai dari Musyawarah Desa (Musdes), dibahas dalam Musrenbang Kecamatan, hingga masuk ke pembahasan di tingkat kabupaten melalui forum perangkat daerah sebelum tercantum dalam dokumen perencanaan dan penganggaran.
H. Teddy menegaskan bahwa dokumen pendukung seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB), data penerima manfaat, peta lokasi, serta uraian kebutuhan menjadi unsur krusial dalam proses verifikasi. Ia mendorong pemerintah desa agar meningkatkan kapasitas dalam penyusunan proposal agar peluang realisasi program semakin besar.
Selain itu, perwakilan DPRD dari Fraksi PKS dan PKB turut memberikan pandangan terkait pentingnya penguatan sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta dukungan terhadap UMKM sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Kapolsek Cidahu AKP Endang Slamet dalam kesempatan tersebut mengingatkan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga kondusivitas wilayah agar program yang telah direncanakan dapat berjalan optimal.
Dari forum Musrenbang tersebut, sejumlah usulan prioritas mengemuka, di antaranya pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan desa, rehabilitasi jaringan irigasi, pengembangan destinasi wisata lokal, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi desa.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, dan DPRD. Dengan perencanaan yang tertib, transparan, dan partisipatif, pembangunan di Kecamatan Cidahu diharapkan semakin terarah serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Robby















Users Today : 397
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4423
Users This Month : 11473