Delikkasus86 com Lebak/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPD BIMPAR Indonesia Kab. Lebak-Banten angkat bicara terkait dugaan ketidaksesuaian pendistribusian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur MBG tersebut mencuat setelah adanya sejumlah keluhan dan aduan dari beberapa Keluarga Penerima Manfaat. 05, 03, 2026
Sa’id sekalu Ketua LSM DPD BIMPAR Indonesia Kabupaten Lebak menyampaikan, Bahwa pihaknya menerima laporan terkait menu MBG yang diduga tidak sesuai dengan peruntukan menu tiga hari sebagaimana yang telah ditetapkan. Selain itu, terdapat dugaan bahwa porsi dan jenis menu untuk siswa SD Negeri Cilayang 1, tanpa mempertimbangkan perbedaan kebutuhan gizi berdasarkan jenjang pendendidikan.
Banyak aduan yang kami terima dari beberapa KPM. Mereka mempertanyakan apakah kesesuaian menu serta standar porsi yang diberikan.
Jika benar porsi SD Negri Cilayang 1, satu bungkus Roti tawar yang kasap, dua buah Jeruk, Dua butir telur, satu Susu kotak, dan satu buah apel tentu ini perlu dikaji ulang oleh pihak KSPPG Cilayang,”ujarnya
Menurut informasi yang dihimpun, distribusi MBG untuk Sekolah Negri Cilayang 1 seharusnya mengacu pada standar menu yang telah ditetapkan untuk periode tiga hari, baik dari segi variasi makanan maupun kandungan gizinya. Namun, di lapangan diduga terjadi ketidak sesuaian antara ketentuan dan realisasi.
Tutur Puja Zahrul selalu Aslap Cilayang, Mohon maaf sebelumnya, sepertinya ada mis’informasi terkait menu
SPPG cilayang ada apelnya dan yang pake susu itu menu untuk balita bukan anak sekolah. Ujarnya
Kalau saja benar untuk balita tapi mengapa ko di berikan ke Siswa/sekolah Dasar Cilayang 1, itu hanya alibi yang tidak relevan ujar Said Selaku ketua LSM DPD BIMPAR Indonesia Kab. Lebak.
Mohon maaf kalo ada kekeliruan,Lain kali kami akan lebih teliti ujar aslap SPPG Cilayang.
Ketua DPD BIMPAR Indonesia Kabupaten. Lebak, Said terkait untuk segera melakukan klarifikasi serta evaluasi menyeluruh juga meminta adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran dan distribusi MBG agar program yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar tersebut benar-benar tepat sasaran. pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG Curugbitung maupun dari dinas terkait di Kabupaten Lebak.
Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti guna menjaga kualitas dan kepercayaan terhadap program MBG di wilayah Kecamatan Curugbitung.Ujarnya, (Red, Jul)
















Users Today : 357
Users Yesterday : 661
Users Last 7 days : 4790
Users This Month : 12094