Samosir- Program pengembangan unit usaha bawang merah melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang didukung oleh Camat Pangururan Robintang Naibaho merupakan langkah strategis dalam program ketahanan pangan desa, Pemerintah Desa Parsaoran 1 Pangururan telah membuktikan bahwa BUMDes yang mengelola budidaya bawang merah dapat sukses dan meningkatkan perekonomian petani.
Pada Minggu ke 4 Pebruari 2026 Camat Pangururan Robintang Naibaho menghadiri Panen Bawang Merah di Desa Parsaoran1 Bersama BUMDES Dosroha.
Kegiatan panen bawang merah BUMDES Dosroha tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi program ketahanan pangan Desa Parsaoran 1 yang dikelola melalui BUMDes Dosroha ,Program tersebut dilaksanakan atas kerja sama dengan kelompok tani yang ada di Desa Dosroha Kecamatan Pangururan.
Panen perdana ini menjadi langkah awal yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan desa, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para petani di wilayah Desa Parsaoran 1
Dalam kesempatan tersebut, Camat Pangururan Robintang Naibaho menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah desa Parsaoran 1,BUMDes Dosroha, dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan desa. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh pengembangan sektor pertanian yang produktif dan mandiri.
Robintang Naibaho menjelaskan bahwa BUMDes bertindak sebagai penggerak ekonomi, melalui kemitraan dengan petani lokal untuk budidaya bawang merah.
Program ini bertujuan memperkuat penyediaan pangan di tingkat desa, yang sekaligus berperan dalam mengendalikan inflasi daerah.
Keberhasilan Panen Unit BUMDes yang berjalan baik, seperti BUMDes Dosroha di Desa Parsaoran 1 Pangururan, telah terbukti berhasil melakukan panen kedua bawang merah.
Selain budidaya bawang merah,BUMDes didorong untuk mengelola teknologi pascapanen agar harga jual lebih stabil, terutama saat produksi melimpah.
Langkah ini sejalan dengan Kepmendesa Nomor 3 Tahun 2025, di mana pemerintah mendorong program ketahanan pangan dengan mengalokasikan minimal 20 persen dana desa melalui BUMDes untuk sektor tersebut,
Pemerintah Kecamatan Pangururan Mendukung Sepenuhnya Program BUMDES :
1.Fasilitasi modal melalui penyertaan modal desa.
2 Pendampingan teknik budidaya.
3.Penyediaan sarana pascapanen.
Program ini diharapkan dapat membuat desa lebih mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani bawang merah. ujar Robintang Naibaho.
Sementara itu,Pengurus BUMDes Dosroha Desa Parsaoran 1 Kecamatan Pangururan berharap budidaya bawang merah ini dapat berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan memperkuat ketahanan pangan di Desa .
Budidaya bawang merah dipilih karena memiliki potensi pasar yang menjanjikan, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMDes sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena Harga pasar bawang merah saat ini cukup stabil dan potensial. Harapannya dapat mendatangkan keuntungan bagi BUMDes dan masyarakat Desa Parsaoran 1 Pangururan.
Pada panen Bawang Merah BUMDES Dosroha Desa Parsaoran 1 Pangururan, dihadiri Camat Pangururan Robintang Naibaho bersama Stap Kantor Camat Pangururan, Pemerintah Desa Parsaoran, Pengurus BUMDES Dosroha,PPL Desa.
















Users Today : 27
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4053
Users This Month : 11103