Harga Bahan Dapur di Pasar Alok Naik, Pembeli Mulai Berkurang

DK86- BREAKING NEWS

Maumere,delikkasus86.com.,– Sejumlah harga bahan kebutuhan dapur di Pasar Alok, Kabupaten Sikka, mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan ini terjadi pada berbagai komoditas seperti cabai, bawang, hingga sayur-sayuran, yang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat.

Berdasarkan pantauan para pedagang, harga cabai keriting yang sebelumnya berada di kisaran Rp 35 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 50 ribu. Cabai besar juga mengalami kenaikan dari Rp 40 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram, sementara cabai kecil melonjak dari Rp 50 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Selain cabai, beberapa komoditas

sayur lainnya juga ikut naik. Harga tomat yang sebelumnya Rp 8 ribu per kilogram kini menjadi Rp 10 ribu. Kentang naik dari Rp 15 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram, begitu pula wortel yang mengalami kenaikan dari Rp 15 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang. Bawang merah yang sebelumnya Rp 35 ribu kini naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Hal yang sama terjadi pada bawang putih yang naik dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Tidak hanya bahan dapur segar, sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di toko seperti minyak kelapa, mi instan, dan gula pasir juga mengalami kenaikan harga. Sementara itu, harga telur justru mengalami penurunan pasca Lebaran, sedangkan harga beras relatif stabil dan belum mengalami kenaikan.

Nora, salah satu pemilik toko di Pasar Alok, mengaku kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok tersebut sangat mempengaruhi daya beli masyarakat. Menurutnya, kondisi pasar dalam beberapa hari terakhir terlihat lebih sepi dari biasanya.

“Sudah hampir satu minggu ini pembeli mulai berkurang. Kemungkinan karena harga sejumlah barang kebutuhan pokok seperti minyak kelapa dan gula mengalami kenaikan,” ujar Nora.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pedagang rempah dapur di Pasar Alok ibu Marlina, mengatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem turut mempengaruhi ketersediaan berbagai komoditas seperti cabai, bawang merah, bawang putih, kentang, wortel, hingga tomat sehingga harga di pasaran ikut naik.M

Menurutnya, dalam dua pekan terakhir aktivitas jual beli di pasar juga mulai menurun karena masyarakat mengurangi pembelian akibat kenaikan harga.

“Kalau cuaca panas terus seperti sekarang, hasil pertanian terutama cabai dan bawang merah bisa berkurang. Kami khawatir harga akan kembali naik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian barang kebutuhan dapur yang dipasok dari luar daerah, termasuk dari Makassar, juga ikut mempengaruhi harga di tingkat pasar lokal.

Kondisi ini membuat para pedagang berharap situasi cuaca dan pasokan barang segera membaik agar harga kembali stabil dan aktivitas pasar dapat kembali normal.

Penulis : Yusuf Porwaila SH

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *