SAMOSIR – Komitmen lintas sektor untuk menjadikan Samosir sebagai lumbung bawang putih nasional terus terbukti. PT PLN (Persero) bergerak cepat melakukan survei dan pematokan tiang listrik di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Tele, Selasa (5/5/2026).
Langkah ini untuk mendukung pengembangan kawasan pertanaman bawang putih seluas *300 hektare* yang irigasinya akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI. Kehadiran jaringan listrik PLN menjadi kunci untuk mengoperasikan pompa air dari sumber irigasi menuju lahan-lahan bawang putih di dataran tinggi Tele.
Tim Leader PLN ULP Sidikalang, Daud Sipayung yang memimpin langsung survei menjelaskan bahwa listrik adalah penopang utama irigasi teknis.
> *”Kami langsung turun patok tiang begitu dapat info dari Dinas Ketapangtanikan Samosir. Tanpa listrik, pompa irigasi Kementerian PU tidak bisa jalan. Ini bentuk dukungan PLN agar target 300 Ha bawang putih di KPT Tele benar-benar terairi dan produktif,”* ujarnya di lokasi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Samosir, Dr. Tumiur Gultom, SP, MP, mengapresiasi gerak cepat PLN.
> *”Ini contoh sinergi yang luar biasa. Kementerian PU siapkan irigasi, PLN siapkan listrik untuk pompanya. BRIN & Kementan sudah kaji sumber airnya. Ekosistem swasembada bawang putih di Samosir sudah terbentuk. Petani tinggal tanam,”* tegas Tumiur.
Dengan kolaborasi Kementerian PU, PLN, BRIN, Kementan, dan Pemkab Samosir, KPT Tele seluas 300 Ha ditargetkan menjadi sentra bawang putih terbesar di Sumatera Utara yang beririgasi teknis dan berlistrik penuh.
(BP)
















Users Today : 447
Users Yesterday : 320
Users Last 7 days : 3845
Users This Month : 2001