Aceh Timur , Jumat (10/07/2026) Tim Pendamping Profesional Indonesia bersama PSPDP Kementerian Desa, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, OPD Kabupaten Aceh Timur, Inspektorat, Dinas Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum, serta Camat Kecamatan Simpang Jernih melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau kondisi akses menuju wilayah HTI Ranto Naru.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan menemukan bahwa akses menuju HTI Ranto Naru masih menghadapi kendala serius, terutama pada jembatan yang menjadi penghubung utama masyarakat. Kondisi tersebut dinilai menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, pelayanan pemerintahan, serta akses pendidikan dan kesehatan, khususnya saat musim hujan ketika perjalanan menjadi lebih sulit dan berisiko.
Tim Pendamping Profesional Kemendes menilai pembangunan jembatan menuju HTI Ranto Naru perlu menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur karena memiliki peran strategis dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, dan mendukung percepatan pembangunan desa di Kecamatan Simpang Jernih.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, diharapkan percepatan pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan sesuai kewenangan dan perencanaan yang berlaku. Infrastruktur yang memadai akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta memperkuat konektivitas antar wilayah di pedalaman Aceh Timur.
















Users Today : 511
Users Yesterday : 728
Users Last 7 days : 3902
Users This Month : 5262