Soal Fasilitas Dapur Dan Menu MBG, Yang Di Diduga Asal Asalan, Kareg Kepla Regional Banten Bungkam Saat Dikonfirmasi Pemberitaan,Yayasan Mitra Wahid Kebumen

DK86- BREAKING NEWS

Delikkasus86 com lebak– Polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis MBG di SPPG ZAVIER binaan Yayasan Mitra Wahid kebumen Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak kembali mencuat.

Ketua badak Banten perjuangan PAC maja, Marup, angkat bicara, Menjelaskan, Kami sangat menyangkan kepada pihak, Kareg selaku pengawas dapur MBG selebak, Saat di konfirmasi wartwan, rilisan pemberitaan delikkasus86, Kareg inisial AS, Tidak memberikan penjelasan, yang resmi,Ujarnya Marup,

Diduga fasilitas dapur MBG kurang memadai dan menu makanan yang disajikan tidak memenuhi standar gizi serta dibuat asal-asalan.

Puncaknya, saat dikonfirmasi terkait pemberitaan tersebut, Kareg atau Kepala Regional Banten inisial AS memilih bungkam. Tidak ada tanggapan dan tidak ada jawaban resmi yang disampaikan hingga berita ini ditayangkan.

Berdasarkan informasi dan laporan warga, kondisi dapur MBG di Sangiang dinilai tidak layak. Kebersihan, tata letak, dan kelengkapan sarana prasana dipertanyakan.

Tak hanya itu, menu makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat juga diduga tidak sesuai standar kecukupan gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional BGN. Proses penyajian disebut dilakukan asal-asalan.

“Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita. Kalau fasilitasnya jelek dan gizinya tidak standar, untuk apa ada program MBG,” ujar salah satu orang tua penerima manfaat

Kareg Banten Diam Seribu Bahasa
Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kareg Kepala Regional Banten pada 9 Agustus 2026 melalui via whasttap untuk meminta penjelasan dan klarifikasi.

Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pesan konfirmasi direspons,hanya jawab, walaikum salam waroh matullahi wabarokatuh, selanjutnya tidak merespon ,dan tidak ada penjelasan akurat,

Sikap bungkam pejabat regional ini menimbulkan tanda tanya besar. Padahal Kareg memiliki tanggung jawab pengawasan langsung terhadap seluruh SPPG di wilayah Banten, termasuk Lebak.

Publik Tuntut Transparansi, Pengamat kebijakan publik menilai, diamnya pejabat setingkat Kareg justru memperkeruh situasi.

“Kalau level regional saja bungkam, bagaimana masyarakat bisa percaya program ini berjalan sesuai aturan. BGN harus turun langsung audit,” tegas Ketua Marup

Hingga berita ini naik, pihak Yayasan Mitra Wahid kebumen dan SPPI SPPG, ZAVIER Sangiang satu Maja juga belum memberikan keterangan.

Redaksi Delikkasus86 com. masih membuka ruang hak jawab bagi Kareg Kepala Regional Banten, Yayasan Mitra Wahid, dan pihak terkait lainnya.

Kareg Banten Bungkam! Dituding Tutup Mata Soal Dapur MBG Asal-asalan di Lebak, Fasilitas Dapur MBG di Sangiang Lebak Disorot, Kareg Kepala Regional Banten Pilih Diam.Menu Tak Standar dan Dapur Buruk, Pejabat BGN Regional Banten Enggan Komentar.Ungkapnya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *