Kutip DELIKKASUS86.COM
MUARA ENIM – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Muara Enim. Respons cepat kembali ditunjukkan Polsek Rambang bersama unsur TNI, pemadam kebakaran, pemerintah desa dan masyarakat dengan melakukan ground check sekaligus pemadaman terhadap titik panas (hotspot) di Desa Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 15.00 WIB hingga selesai. Petugas melakukan pengecekan terhadap satu titik hotspot yang terpantau berada di wilayah Desa Sugihan.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H., mengatakan bahwa setelah menerima informasi adanya titik panas, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah api meluas.
“Setibanya di lokasi, personel mendapati api masih menyala. Bersama Damkar dan MPA Desa Sugihan, kami langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya,” ujar IPTU Zulkarnain Afianata.
Berdasarkan hasil ground check, titik hotspot berada pada koordinat -3,55419 S, 104,23177 E, tepatnya di kawasan semak belukar di sekitar Sungai Rambang, Desa Sugihan, Kecamatan Rambang.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, luasan lahan yang terdampak titik panas tersebut diperkirakan mencapai ±1,5 hektare.
Proses menuju lokasi dilakukan menggunakan kendaraan roda empat dengan waktu tempuh sekitar 50 menit dari Polsek Rambang. Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung melakukan pemadaman terhadap api yang masih aktif.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Rambang melibatkan IPTU Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H., AIPTU Ediansa H.L., AIPDA Noperli A., AIPDA Zamri I.N., dan BRIPDA Rayen S.
Selain personel Polri, penanganan juga melibatkan Babinsa Serka Irpan, personel Damkar Rambang, Damkar Kota Prabumulih, Kepala Desa Sugihan serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sugihan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menyampaikan bahwa kegiatan ground check merupakan bagian dari langkah cepat Polres Muara Enim dalam merespons setiap informasi titik panas yang terpantau di wilayah hukum Polres Muara Enim.
“Setiap informasi hotspot menjadi perhatian kami. Personel di lapangan tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga mengambil langkah penanganan apabila ditemukan api serta melakukan pemetaan dan dokumentasi untuk mendukung proses pelaporan dan pemantauan selanjutnya,” jelas AKP RTM. Situmorang.
Selain pemadaman, petugas juga melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), pemetaan lokasi, dokumentasi dan penyusunan laporan sebagai bagian dari penanganan Karhutla.
Jajaran Polsek Rambang juga melakukan penggalangan kepada tokoh masyarakat dan tokoh lainnya untuk bersama-sama mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Polres Muara Enim mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Penanganan Karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
(SETHO DELIKKASUS86.COM)
















Users Today : 1017
Users Yesterday : 579
Users Last 7 days : 6584
Users This Month : 3247