Samosir- Dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden dalam Program ketahanan pangan, fokus pada pengembangan Pembesaran Bebek Petelur budidaya ayam daging/Petelur.
Pemerintah Desa (Pemdes) Turpuk Malau Kecamatan Harian Launching 250 bebek petelur dan 250 Ekor Ayam untuk Program ketahanan pangan (Ketapang).
Pemerintah Desa Turpuk Malau Menerima Pendestribusian Bebek Petelur dan Ayam daging/petelur dari UD. AGRIHANA SAMOSIR Pada Kamis 06/11/2025
yang langsung di terima Kepala Desa Turpuk Malau Karjono Manik, Sekdes Turpuk Malau Benry Manik, Kepala Dusun 1 Desa Turpuk Malau Ridwan Bona Manik , Perangkat Desa Turpuk Malau Agus Malentina Manik, Dewi H. br Malau, Juris Handoko Saragi, Lambertus Marbun
dan dihadiri oleh Babinkamtibmas Polsek Harian Boho Brigadir Ardiansyah Butarbutar, Camat Harian P. Hartopo M.H Manik SSTP ,Ketua BPD Desa Turpuk Malau Imelda br Sihaloho, Wakil Ketua BPD Desa Turpuk Malau Subianto Sinaga ,Ketua TPK Khusus Ketahanan Pangan Desa Turpuk Malau, Jones Situmeang, Sekretaris Benry Darmanto Manik, Bendahara Mesra br Tamba.
Kepala Desa Turpuk Malau Karjono Manik Mengatakan bahwa Tujuan program Ketahanan Pangan Desa Turpuk Malau dengan kegiatan Pembesaran Bebek Petelur dan Daging dengan pelaksanaan kegiatan: TPK Khusus Ketahanan Pangan Desa Turpuk Malau,yang Sumber dana dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Lebih lanjut, Karjono Manik Mengatakan Program Peternakan bebek petelur ini adalah untuk Meningkatkan ketahanan pangan desa: Memastikan ketersediaan telur bebek sebagai sumber protein hewani yang bernutrisi bagi masyarakat desa, Serta Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Turpuk Malau, Menciptakan peluang usaha dan pendapatan baru bagi masyarakat desa melalui pengelolaan dan pemasaran hasil peternakan,
Juga Mendukung swasembada pangan Menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa , ujarnya .
Sementara itu, Sekdes Turpuk Malau Benry Manik Menambahkan Program Ketapang Desa Pembesaran Bebek Petelur adalah program ketahanan pangan desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan peternakan bebek petelur. Program ini melibatkan pengembangan peternakan, baik yang dikelola TPK Khusus Ketahanan Pangan Desa Turpuk Malau,yang Sumber dana dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 .
Desa dengan tujuan utama memenuhi kebutuhan pangan lokal dan menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan bagi warga desa, ucapnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Turpuk Malau Ibu Imelda br Sihaloho menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sebatas usaha peternakan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui pelibatan warga dalam pengelolaan, perawatan, hingga pemasaran hasil produksi.
Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
“Harapannya, program ini dapat menciptakan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Camat Harian P. Hartopo MH Manik SSTP sangat mengapresiasi program ketahanan pangan Desa Turpuk Malau dengan merintis Budidaya Pembesaran Bebek Petelur dan ayam daging/petelur dengan harapan mendongak perekonomian lokal,penggunaan dana desa bidang ketahanan pangan 25 persen telah direalisasikan sesuai potensi di Desa Turpuk Malau Kecamatan Harian,
Hartopo Manik berpesan, Program Peternakan bebek petelur dan ayam ini, adalah salah satu dukungan masyarakat Desa Turpuk Malau untuk kemajuan desa khususnya bidang ketahanan pangan, sekaligus memberikan peluang peningkatan perekonomian bagi masyarakat. ucapnya.
Ketua TPK Khusus Ketahanan Pangan Desa Turpuk Malau Jones Situmeang Mengatakan Sebelum Menerima Pendistribusian Bebek Petelur dan ayam dari Pengusaha, Terlebih dahulu Mereka Melakukan Pembangunan Kandang Bebek dan Kandang ayam.
Jones Situmeang Mengatakan Ternak bebek ini memiiki potensi yang cukup bagus untuk dikembangkan. Karena memang pasarnya cukup luas dan kebutuhan akan bebek atau daging bebek saat ini masih belum bisa dicukupi dari beberapa peternak,” katanya.
Menurutnya, Program Peternakan bebek petelur dan ayam daging/petelur hal ini merupakan sebuah peluang besar untuk pengembangan usaha peternakan bebek, sehingga nantinya tidak hanya sekedar usaha yang ada di desa untuk peningkatan PAD desa tetapi juga bisa meluas di beberapa desa yang ada di Kecamatan Harian Kabupaten Samosir “Paling tidak Kecamatan Harian nanti bisa menjadi salah satu sentra penghasil bebek,”Ucapnya.
(Baktiar Halomoan Pasaribu)
















Users Today : 565
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4717
Users This Month : 12782