
Samosir- Dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan di Desa Turpuk Limbong Kecamatan Harian Kabupaten Samosir melaksanakan panen raya budidaya bawang merah,Rabu 19/11/2025 pukul 09.30 wib.
Panen Bawang Merah tersebut langsung di pimpin oleh Kepala Desa Turpuk Limbong VIKTOR SINAGA,dan di Hadiri Camat Harian P.HARTOPO M.H MANIK SSTP
Ketua TPK KHUSUS: MANGIMBUNG LIMBONG
BENDAHARA: DADDY SINAGA
SEKRETARIS: ANNA S.M SINAGA
KETUA PKK TURPUK LIMBONG: MAHARANI SIMANJUNTAK
Prangkat Desa Turpuk Limbong :
Romual Simarmata
Enik Mustikawati br Malau
PPL dari Dinas Pertanian Ketapang Kabupaten Samosir Tienni Gurning, Pendamping Lokal Desa Turpuk Limbong Lista br Sinaga.
Panen bawang merah kali ini merupakan hasil Kegiatan Pengembangan Bawang Merah di Desa Turpuk Limbong yang ditanam di area seluas hampir 1/4 Hektare. Hal ini menjadi bukti keberhasilan dengan menghasilkan panen yang menggembirakan. Sekaligus merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan daerah.

Kepala Desa Turpuk Limbong Viktor Sinaga Mengatakan Kegiatan Panen raya kali ini sebagai bukti keberhasilan penggunaan DD Tahap I program ketahanan pangan di Desa Turpuk Limbong . Pendamping Lokal Desa (PLD), Viktor Sinaga Juga menyampaikan bahwa ketahanan pangan adalah program pemerintah pusat yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan dan dapat meningkatkan kemandirian desa dalam memenuhi kebutuhan pangan.
“Desa sebagai unit terkecil pemerintahan memiliki potensi besar untuk menghasilkan pangan lokal, karena dapat menjadi pengelola utama dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” Ungkapnya.
Selain itu, Kades Turpuk Limbong Viktor Sinaga mengharapkan Program Ketapang ini dapat dikembangkan dan menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat di desa mengingat harga bawang masih tinggi.
“Kami sangat mengharapkan Ketahanan Pangan seperti ini dapat dikembangkan lagi Oleh masyarakat Desa. Dan hasilnya dapat kita jual kepada masyarakat Desa Turpuk Limbong maupun ke pasar, mengingat harga bawang sekarang masih relatif tinggi, ” Ungkapnya.

Camat Harian P.Hartopo M.H Manik SSTP menyampaikan hasil panen bawang kali ini cukup memuaskan. Apabila sungguh-sungguh dalam mengembangkan bawang ini, dapat menjadi komoditi baru yang bakal memenuhi kebutuhan pasar karena peluang cukup terbuka, dan kualitasnya tidak berbeda dengan bawang pada umumnya, ukurannya pun cukup besar.
“Kita dari Pemerintah Kecamatan Harian akan memberikan dukungan yang lebih baik kepada para petani sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian mereka,”ucapnya.
Lebih lanjut,P.Hartopo MH Manik SSTP juga mengapresiasi Program Ketahanan Pangan Bawang Merah di Desa Turpuk Limbong dengan memanfaatkan dana desa,
“Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 104 Tahun 2021 khususnya kebijakan dana Desa, dimana Penggunaan 20 persen dana Desa untuk ketahanan pangan”, Ucapnya.

Sementara itu, Ketua TPK Khusus Ketahanan Pangan Desa Turpuk Limbong Mangimbung Limbong yang Di Wali Oleh Bendahara 
TPK Khusus Ketahanan Pangan Desa Turpuk Limbong Daddy Sinaga Mengatakan bahwa Panen perdana bawang merah batu hijau ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa turpuk Limbong untuk meningkatkan hasil pertanian dan pendapatan masyarakat.
Lebih lanjut, Daddy Sinaga Mengatakan Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan, termasuk program nasional.
Panen perdana Bawang Merah ini juga menjadi momen penting bagi pemerintah desa dan Masyarakat Petani untuk mengevaluasi keberhasilan program dan memastikan pengelolaan anggaran yang akuntabel.

Agar para petani yang sebelumnya mungkin belum pernah menanam bawang merah bisa mendapatkan hasil yang memuaskan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa dan memberikan Pendapatan Asli Desa (PAD), ucapnya.
(BP)
















Users Today : 564
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4716
Users This Month : 12781