Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom Meninjau Proyek Pembangunan Jembatan Sitapigagan Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mula-Mula

DK86- BREAKING NEWS

 

 

 

Samosir-Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST bersama Anggota DPRD kabupaten Samosir Jonny Sagala,Pantas Lasidos Limbong,Kadis PUPR Kabupaten Samosir Rudimantho Limbong,PPK Proyek Pembangunan Jembatan Sitapigagan Bonan Dolok Robatal Sinaga ST, PPTK Kegiatan Jembatan Sitapigagan Bonan Dolok Berlin Simbolon, Pengawas Proyek Pembangunan Jembatan Sitapigagan Bonan Dolok Jackson Pasaribu, Kementrian PUPR RI Ronny T.Sitanggang

Rekanan Kontraktor Proyek Pembangunan Jembatan Sitapigagan Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mula-Mula CV Panalaksak,Rekanan Kontraktor Proyek Hotmix CV TRUST Rickson Sitanggang, Camat Sianjur Mula-Mula Andre Limbong,Kades Bonan Dolok Tumotortius Siboro,

Kades Huta Gurgur B.Sagala,Kades Hasinggaan T.Sagala dan Masyarakat Setempat.

Harapan masyarakat Desa Bonandolok dan Desa Hasinggaan akhirnya terwujud. Setelah penantian selama kurang lebih 16 tahun, pembangunan Jembatan Sitapigagan yang menghubungkan Desa Bonandolok dan Hasinggaan sudah dikerjakan dan sudah memasuki tahap akhir. Pembangunan jembatan ini menjadi bagian penting dalam upaya membuka konektivitas antar wilayah desa hingga lintas kabupaten.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Samosir juga sudah mengerahkan alat berat dan armada truk untuk membuka jalan dari Bonandolok–Hasinggaan. Dengan demikian, ketika jembatan selesai dibangun, akses transportasi darat antar desa dapat langsung difungsikan, bahkan ke depan akan tersambung hingga Silalahi, Kabupaten Dairi, serta wilayah Karo.

 

Gr Simpang Tulas ke Bonandolok masih rusak dan kini sudah di hotmix. Kami berkomitmen membuka konektivitas antar desa dan antar daerah, hingga menghubungkan Samosir dengan Dairi dan Karo,” tegasnya.

Vandiko menambahkan, Pemkab Samosir akan terus mengedepankan skema sinergitas dalam pembangunan infrastruktur ke depan. Untuk tahun berikutnya, Pemkab Samosir kembali mengusulkan pembangunan ruas Sp. Gotting–Janji Raja agar masuk dalam program IJD.

“Kami berharap usulan tersebut dapat diterima dan kembali mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat,” ungkap Vandiko.

Lebih lanjut, Bupati Samosir menilai pembangunan jalan dan jembatan ini akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung konektifitas antar daerah kawasan Danau Toba, khususnya pengembangan potensi wisata Air Terjun Sitapigagan di Bonandolok.

“Dengan terbukanya akses jalan dan jembatan, potensi wisata yang ada akan semakin mudah dijangkau. Ini akan mendorong peningkatan kunjungan wisata dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Samosir menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan dapat diselesaikan pada tahun 2025, dengan catatan kondisi cuaca mendukung.

 

Pembangunan Jembatan Sitapigagan antara Desa Bonan Dolok dan Hasinggaan di Samosir disambut antusias dan penuh sukacita oleh masyarakat, karena sudah dinantikan puluhan tahun dan diwujudkan oleh Bupati Samosir saat ini, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, yang dianggap menepati janji dan membawa kerja nyata setelah bertahun-tahun hanya janji-janji manis, menjadikan konektivitas lebih baik dan memenuhi kebutuhan warga.

 

 

Reaksi Masyarakat Desa Bonan Dolok dan Masyarakat Desa Hasinggaan Menjadi Suatu

Kebanggaan dan Apresiasi , begitu juga dari Tokoh masyarakat seperti Jonny Sagala Sagala dan Pantas Lasidos Limbong Selaku Anggota DPRD kabupaten Samosir mengungkapkan kebanggaan dan terima kasih kepada Bupati karena mewujudkan pembangunan ini, bahkan setelah janji-janji dari pemerintahan sebelumnya tidak terealisasi.

Anggota DPRD Samosir dari Fraksi Golkar, Jonny Sagala, menyebut pembangunan ini sebagai jawaban atas keraguan masyarakat selama bertahun-tahun.

“Dulu saat peletakan jembatan sempat dianggap janji palsu, tapi hari ini terbukti. Ke depan kami siap bersinergi menuntaskan jalan hingga tembus ke Silalahi, Kabupaten Dairi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan anggota DPRD Samosir Pantas L. Limbong yang menyatakan kesiapan mendukung penuh langkah Bupati dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Camat Sianjur Mulamula Andri P. Limbong menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih masyarakat atas dibukanya akses jalan dan pembangunan jembatan tersebut.

“Pembukaan akses ini memberikan dampak multi efek. Desa yang sebelumnya berstatus tertinggal kini berpeluang menjadi desa berkembang. Efisiensi biaya hidup masyarakat juga meningkat karena akses transportasi menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Camat Sianjur Mula-Mula Andre Limbong mengajak seluruh warga untuk mendukung program pemerintah lainnya, karena pembangunan ini dianggap sebagai bukti nyata kerja Bupati muda yang memenuhi kerinduan mereka.

Terwujudnya Impian: Jembatan ini menjadi simbol terwujudnya impian lama untuk konektivitas yang lebih baik, menghubungkan dua desa penting di Samosir yaitu Desa Bonan Dolok Menuju Desa Hasinggaan.

 

 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Samosir Rudimantho Limbong Mengatakan bahwa Pembangunan Jembatan yang

Menghubungkan Desa Bonan Dolok dan Desa Hasinggaan, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Samosir.

Biaya: Proyek senilai Rp3 miliar yang dikerjakan oleh Pihak Rekanan kontraktor CV Panalaksak.

Pendanaan: Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Samosir (APBD untuk abutment) dan Kementerian PUPR (untuk jembatan).

Sementara itu, Koordinator lapangan Kementerian PUPR, Ronny T. Sitanggang, menjelaskan bahwa pekerjaan hotmix ditargetkan rampung hingga akhir tahun dan akan dilanjutkan dengan lapis atas pada tahun berikutnya.

 

Pembangunan jembatan Sitapigagan ini membawa sukacita bagi warga setempat. Rohani Panjaitan salah satu warga setempat mengapresiasi langkah Bupati Samosir dalam pembangunan tersebut. “Saya sangat bangga kepada Bupati Vandiko, jembatan ini sudah lama kami nantikan bahkan sampai 16 tahun, namun dimasa pak Vandiko baru bisa terealisasi” Kata Rohani Panjaitan

Sementara itu,PPK Proyek Pembangunan Jembatan Sitapigagan Bonan Dolok Kecamatan Harian Ronatal Sinaga ST Mengatakan bahwa Tujuan pembangunan Jembatan Sitapigagan di Bonan Dolok, Sianjur Mula-Mula adalah untuk memperpendek dan memperlancar akses transportasi antara Desa Bonan Dolok dan Hasinggaan, serta membuka konektivitas ke Kabupaten Dairi, mendukung potensi wisata (seperti di Bonandolok), mengintegrasikan infrastruktur jalan yang sebelumnya sulit, dan mewujudkan impian warga Desa Bonan Dolok dan Warga Desa Hasinggaan yang sudah lama menanti jembatan ini,

Memperpendek Jarak & Mempercepat Akses Jalan Menghubungkan dua desa yang sebelumnya terpisah, memudahkan mobilitas warga, barang, dan jasa,

Pembangunan ini juga Mendukung Potensi Wisata, yaitu Mempermudah akses ke lokasi wisata di Bonandolok, yang sebelumnya terkendala, untuk Memperluas akses hingga ke Kabupaten Dairi, meningkatkan integrasi antar wilayah.

Lebih lanjut Ronatal Sinaga ST Mengatakan Pembangunan Jembatan Sitapigagan ini adalah Penyambung Infrastruktur jalan yang sudah ada agar dapat dilalui secara maksimal dan fungsional, Serta Mewujudkan Impian Masyarakat yang sudah puluhan tahun menunggu pembangunan jembatan ini, ucapnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *