Banyuwangi – Delik Kasus86.Com // Program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus menunjukkan hasil positif. Berlokasi di wilayah Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,
Lahan pertanian seluas lebih dari satu hektare yang dikelola Lapas Banyuwangi berhasil memanen berbagai komoditas sayur dan buah, salah satunya semangka.
Kegiatan panen raya tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, serta diikuti oleh para Kepala Lapas se-Jawa Timur. Kehadiran jajaran pimpinan pemasyarakatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian produktif.
Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa menyampaikan bahwa SAE merupakan program strategis untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat. Melalui pengelolaan lahan pertanian terpadu, warga binaan dilatih bercocok tanam secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan hingga panen, sehingga mampu menumbuhkan etos kerja, disiplin, dan kemandirian.
“Lahan lebih dari satu hektare ini kami tanami berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, termasuk semangka. Hasilnya cukup baik dan memiliki nilai ekonomis. Ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu berkarya jika diberi kesempatan dan pembinaan yang tepat,” ujar Kalapas Banyuwangi.
Selain sebagai sarana pembinaan, program SAE Lapas Banyuwangi juga mendukung ketahanan pangan serta berkontribusi terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Diharapkan, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan sebagai institusi pembinaan yang produktif dan berdaya guna.
Tim Redaksi
















Users Today : 7
Users Yesterday : 287
Users Last 7 days : 3226
Users This Month : 13952