Pemerintah Desa Sungai Intan dan Warga Bangun Kandang Eceng Gondok Lewat Gotong Royong

DK86- BREAKING NEWS

DelikKasus86.com | Inhil – Pemerintah Desa Sungai Intan bersama masyarakat menggelar kegiatan gotong royong pembuatan kandang eceng gondok (ilong) di kawasan Kuala Sungai Nibung 17, Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kamis (05/02/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa dan warga setempat sebagai bentuk kerja sama dalam menjaga kebersihan sungai sekaligus mengantisipasi dampak eceng gondok yang berpotensi menghambat aliran air dan aktivitas masyarakat.

Kepala Desa Sungai Intan, Ahmad Ependi, S.Pd.I, mengatakan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Indonesia, khususnya di Desa Sungai Intan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang pekerjaan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan antarwarga.

“Melalui gotong royong ini, masyarakat Desa Sungai Intan bekerja bersama-sama demi kepentingan bersama. Selain menjaga lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan warga,” ujar Ahmad Ependi.

Ia menjelaskan, dengan seringnya warga berinteraksi dalam kegiatan bersama, hubungan sosial antarwarga menjadi lebih erat. Hal ini dinilai mampu menumbuhkan rasa kekeluargaan, solidaritas, serta meminimalkan potensi konflik di tengah masyarakat.

Selain itu, pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama dinilai lebih ringan dan cepat selesai. Dengan gotong royong, masyarakat dapat menghemat waktu, tenaga, serta biaya, karena tidak perlu mengeluarkan upah tenaga kerja. Dana yang ada pun dapat dialihkan untuk kebutuhan pembangunan desa lainnya.

Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat merasa memiliki fasilitas umum yang ada, sehingga terdorong untuk menjaga dan merawatnya secara berkelanjutan.

Tidak hanya itu, gotong royong turut meningkatkan kepedulian sosial antarwarga, seperti saling membantu ketika ada masyarakat yang tertimpa musibah, tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

“Lingkungan yang bersih dan nyaman dapat terwujud jika masyarakat aktif bekerja bakti, baik membersihkan parit, jalan, pekarangan, maupun fasilitas ibadah seperti masjid,” tambahnya.

Pemerintah Desa Sungai Intan berharap, kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai warisan budaya leluhur, sekaligus menjadi benteng nilai kebersamaan di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

Laporan: Sadli I.P.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *