IWOI Jombang Dorong Literasi Media Pelajar Lewat Workshop Jurnalistik di SMKN 2 Jombang

DK86- BREAKING NEWS

JOMBANG | DelikKasus86.com – Penguatan literasi media di kalangan pelajar terus menjadi perhatian berbagai pihak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Workshop Jurnalistik Go To School yang digelar di Aula SMKN 2 Jombang, Jumat (7/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Hari Ulang Tahun ke-8 Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), yang diselenggarakan oleh DPD IWOI Jombang bekerja sama dengan MKKS SLTA se-Kabupaten Jombang.

Mengusung tema “Membangun Pelajar Melek Media dan Teknologi”, workshop ini diikuti oleh 24 siswa dari berbagai jurusan. Tujuannya adalah membekali pelajar dengan pemahaman dasar jurnalistik, literasi media, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menyikapi arus informasi di era digital.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang yang diwakili oleh Suyono, MM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan soft skill sebagai bekal utama pelajar dalam menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

“Pelajar tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif. Di era digital, kecakapan memahami informasi dan memproduksi konten secara bertanggung jawab menjadi kebutuhan penting,” ujar Suyono.

Ia juga menegaskan bahwa literasi media merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki pelajar agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif.

Dalam workshop tersebut, panitia menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang jurnalistik dan media. Agus Pamuji, selaku Ketua DPD IWOI Jombang, tampil sebagai narasumber pertama dengan materi Dasar-Dasar Jurnalistik dan Etika Media.

Pada sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip jurnalistik, teknik penulisan berita, serta pentingnya etika dan tanggung jawab dalam penyebaran informasi. Agus menegaskan bahwa pelajar harus mampu berperan sebagai konsumen sekaligus produsen informasi yang cerdas.

“Di tengah derasnya arus informasi digital, pelajar harus bisa membedakan mana berita yang faktual dan mana yang hoaks, serta memahami etika sebelum membagikan konten di media sosial,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber kedua, Kang Zefin, menyampaikan materi Praktik Liputan dan Produksi Berita. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga diajak melakukan praktik langsung, mulai dari teknik peliputan, pengumpulan data, hingga penyusunan berita sederhana.

Pendekatan praktik tersebut mendapat respons antusias dari para siswa. Mereka dilatih untuk berani menggali informasi, menyusun fakta, serta memahami alur kerja jurnalistik secara langsung dan sistematis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelajar SLTA se-Kabupaten Jombang semakin melek media dan teknologi, serta mampu menggunakan ruang digital secara bijak. Workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen dunia pendidikan dan insan pers dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.

Laporan: Haris T. S.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *