Malut – Delikkasus86.com – Aksi ratusan masa mengatasnamakan Majelis Rakyat Sofifi (Markas) menggelar aksi didepan kantor Gubernur Maluku Utara, Selasa (22/7/2025).
Kedatangan masa aksi ini membentang sebuah spanduk bertuliskan, Pemakaran Sofifi Harga Mati. Mereka menuntut agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara segera menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 46 tahun 1999 tentang pemekaran Kota Madya Sofifi sebagai ibu kota provinsi Maluku Utara
Karena Sofifi adalah kebutuhan yang mendesak. Kalau kita mau survey di Maluku Utara, yang tidak setuju soal pemekaran itu hanya segelintir kecil yaitu kurang lebih 20 % Sementara yang setuju hampir mencapai suara mayoritas dari Jumlah penduduk Maluku Utara jadi hampir mayoritas penduduk bersama Gubernur Sherly Tjoanda untuk mendukung pemekaran Kota Sofifi,” ucap Koordinator Lapangan (Korlap),
Ibrahim Asnawi juga menegaskan bahwa keinginan masyarakat hanyalah pemekaran Kota Sofifi. Jika tidak, maka pelayanan tidak berjalan maksimal. Mewakili aspirasi masyarakat yang mendukung DOB Sofifi, Ibrahim dengan tegas menyampaikan kekecewaan masyarakat atas sikap Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.
Kantor Polda Maluku Utara sebentar lagi akan berpindah ke Sofifi,mengingat sampah berserakan dimana-mana, air tidak ada yang urus begitu pun listrik. Kota ini butuh kehadiran seorang Walikota, kalau tidak urus Sofifi maka lepas,” cetus Korlap dengan nada kesal, sembari menyinggung sikap Walikota Tidore, Muhammad Sinen.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda melalui Kepala Biro Pemerintahan, Ali Fataruba saat menerima hering terbuka dengan masa aksi mengaku telah mengakomodir seluruh aspirasi atau tuntutan masa.
Karena untuk Sementara Gubernur, dan Wakil Gubernur serta Pak Sekda ada kegiatan diluar daerah akhirnya Saya diperintahakan untuk menemui masa aksi. Olehnya itu, seluruh aspirasi masa aksi akan kami sampaikan langsung kepada Gubernur. Terkait permintaan masa mengenai tatap muka bersama Gubernur juga akan kami sampaikan, ujar Karo Pemerintahan.
Berdasarkan pantauan Delikkasus hingga pukul 14.00 WIT masa aksi masih konsentrasi menggelar demonstrasi ke gedung DPRD Provinsi Maluku Utara















Users Today : 61
Users Yesterday : 569
Users Last 7 days : 4782
Users This Month : 12847