Aceh Tamiang, delikkasus86.com – Pasca bencana alam hidroponik yang menimpa Aceh Tamiang pada bulan Nopember 2025 lalu, Lembaga Aceh Mengajar yang dimotori Founder Sri Sukma Wulandari, SH. MM bersama tim Tim Satgas Relawan Aceh Mengajar bergerak cepat dalam pemberian bantuan donasi kemanusiaan pada korban bencana alam yang sangat terdampak, seperti rusaknya sarana dan prasaran, hilangnya tempat tinggal hingga hancurnya lahan pertanian serta lapangan kerja warga masyarakat secara umum. Khusus di Kabupaten Aceh Tamiang Founder Lembaga Aceh Mengajar Sri Sukma Wulandari, SH. MM bersama team relawan terus bergerak untuk membantu para korban banjir bandang pasca bencana dalam rangka pemulihan baik secara fisik maupun psikologis para korban bencana, melalui berbagai upaya koordinasi dan mendapat simpati para donatur, Lembaga Aceh Mengajar mendapat bantuan kemanusiaan tahap pertama dari pengurus Mesjid Al-Akbar Eramas 2000 Jakarta Timur yang diketuai drg. H. Deden Edi Soetisna, dan bantuan kemanusiaan dari LPPOM di Jakarta, serta bantuan kemanusiaan dari perorangan, instansi, lembaga dan mitra kerja Lembaga Aceh Mengajar baik di Aceh maupun diluar Aceh.
Melalui pesan singkatnya pada media ini Founder Aceh Mengajar Sri Sukma Wulandari, SH. MM mengakui mendapat dukungan donasi bantuan kemanusiaan dari Pengurus Mesjid Al-Akbar Eraman 2000 Jakarta Timur sebesar 17.500.000,- (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah), PHRI BPD Jakarta sebesar rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) yang diterima langsung beberapa waktu lalu di Jakarta, sementara itu donasi lainnya dari donatur mitra relawan Aceh Mengajar, seperti instansi pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan maupun perorangan terus mengalir hingga mencapai Rp. 43.482.000,- (empat puluh tiga juta empat ratus delapan puluh dua ribu rupiah) pada tahap pertama pengumpulan donasi, jelas Sri Sukma Wulandari yang dipanggil nama Wulan, 20 Maret 2026.
Menurut Wulan sapaan akrab Sri Sukma Wulandari bahwa bantuan kemanusian tahap pertama maupun tahap kedua tersebut sudah kami salurkan pada bulan lalu dan dua hari sebelum Idul Fitri di Posko Pengungsian atau tenda pengungsi warga desa terdampak, bantuan tersebut dalam bentuk barang dan pakaian kebutuhan masyarakat korban banjir ditempat pengungsian sementara, antara lain bantuan berupa selimut, kain sarung, kelambu, kasur, mesin pompa air, mukena, makanan ringan dan bahan sembako lainnya, urai Wulan sambil menunjukkan dokumen kegiatannya.
Kami sangat mengapresiasi dan saya mewakili teman-teman di Lembaga Aceh Mengajar sekaligus team relawan satgas Aceh Tamiang, mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan dari para donatur, baik itu dari donatur instansi, lembaga, organisasi maupun donatur dari perorangan yang tiada hentinya terus peduli kepada Masyarakat Aceh Tamiang, ucap Wulan.
Setiap donasi yang kami terima langsung kami data kebutuhan dan menyalurkan langsung kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang , ungkap Wulan.
















Users Today : 208
Users Yesterday : 569
Users Last 7 days : 4929
Users This Month : 12994