Maumere, DelikKasus86.com. – Marson (55), seorang petani sederhana dari kilo 2 , Kelurahan Kota Uneng , Kabupaten Sikka, kini menjelma menjadi seorang miliarder pepaya . Berkat keuletan dan inovasi, ia berhasil mengubah lahan pertanian milik pemerintah Daerah Kabupaten Sikka yang tadinya gersang menjadi ladang emas yang menghasilkan ratusan ribu rupiah setiap panennya.
Perjalanan Marson yang kesehariannya bekerja sebagai seorang tenaga Porter atau buruh bagasi di pelabuhan L- say Maumere itu merintis usaha budidaya pepaya jenis Thailand dan sebagian
jenis California itu diatas lahan berukuran 50 meter per segi dengan jumlah pohon pepaya berkisar 500 pohon.

Teknik penanaman pohon pepaya di atas lahan kering dengan iklim Tropis seperti yang dialami Kabupaten Sikka saat ini tidak membuat Marson surut dan putus asa, keuletan merawat pepaya yang di budidayanya itu kini telah menghasilkan buah yang banyak dan saat ini telah merambah ke pasar lokal, Alok dan pasar wuring dan sekitarnya.

Saat ditemui media ini di lahan kebun pepayanya senin 28/7/2025 pagi tadi, Marson mengatakan,, tidak banyak memiliki pengalaman seperti ahli ahli pertanian tapi bangga boleh panen pepaya minimal 50 buah sampai 100 buah per hari.
” Saya tidak punya banyak ilmu dan pengalaman dibidang pertanian hanya belajar secara Otodidak dari alam ini
Diatas tahan kering dan iklim tropis seperti saat ini, sampai boleh berhasil, ” ujar Marson sembari peluk satu pohon pepaya yang berbuah lebat .

Marson tambahkan, dirinya saat ini tidak memakai pupuk apapun dalam menanam dan merawat pohon pepaya hingga berbuah, namun citra rasanya manis dari pepaya yang warna dagingnya kemerahan itu sangat diminati di pasar lokal, ” tandas Marson dengan senyum sapa.
Penulis : Jusuf Porwaila SH.
















Users Today : 564
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4716
Users This Month : 12781