Sambut Musim Panen Pertama Tahun 2026, Pemdes Tunggulpayung Gelar Upacara Adat Mapag Sri

DK86- BREAKING NEWS

Indramayu, Delikkasus86.com —Pemerintah Desa (Pemdes) Tunggulpayung sambut musim panen padi pertama tahun 2026, menggelar upacara adat mapag sri. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Balai Desa, Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (25/3/2026).

Hadir pada kegiatan Upacara Adat Mapag Sri tersebut, diantaranya sebagai berikut; Kuwu Tunggulpayung Iis Sugiyanto, Camat Lelea Atang Suwandi, S.STP., M.Si., Sekcam Lelea Baman, S.Pd., M.P., Plh. Kasi Kesos Kasari, S.I.P., Kasi PMD Ade Yuliansyah, S.I.P., M.Si., Kapolsek Lelea AKP Heriyanto, S.H., Danramil 1612/Lelea diwakili oleh Babinsa Serma H. Zaenal M., Ketua BPD Desa Tunggulpayung Jured Afandi, Kasi Trantib Us Haryanto, S.E.Sy., Aparatur Perangkat Desa, dan warga masyarakat Desa Tunggulpayung.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Adapun kegiatan Upacara Adat Mapag Sri tersebut tujuannya yakni, mengucapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta (Alloh SWT) bahwasanya Musim Tanam Padi Pertama (MT-1) di Tahun 2026 akan memasuki masa panen raya.

Iis Sugiyanto selaku Kuwu Tunggulpayung mengatakan bahwa, “Alhamdulillah, puji syukur atas semua nikmat-Nya karena pada MT-1 ini Kami akan melaksanakan Panen Padi di Tahun 2026,” ujarnya.

Disamping itu pula, Upacara Adat Mapag Sri ini Kami rangkai dengan Do’a bersama dan sekaligus Halalbihalal dengan seluruh Forkopimcam Lelea, serta warga masyarakat Desa Tunggulpayung.

Upacara Adat Mapag Sri ini Kita kemas dengan Do’a bersama dan sekaligus Halalbihalal dengan Forkopimcam dan masyarakat kami,” terangnya.

Sementara itu, Camat Lelea Atang Suwandi, S.STP., M.Si., menyampaikan Minal ‘Aidin Wal-Faizin kepada seluruh warga masyarakat Desa Tunggulpayung.

Dalam suasana yang fitrah ini, Saya beserta jajaran Forkopimcam Lelea mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin kepada warga masyarakat Desa Tunggulpayung,” ucapnya.

Selain itu pula, Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Pemdes Tunggulpayung di dalam menjaga serta melestarikan Upacara Adat Mapag Sri tersebut.

Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Pemdes Tunggulpayung di dalam menjaga serta melestarikan Upacara Adat Mapag Sri tersebut,” terang Camat Lelea.

Semoga apa yang sudah dilakukan serta dijalankan oleh Pemdes Tunggulpayung ini mendapatkan hasil panen yang baik serta harga jual gabah yang bagus pula,” pungkasnya.

Upacara Adat Mapag Sri tersebut kemudian dilanjutkan dengan Do’a Tahlil bersama, dan kemudian dilanjutkan dengan menikmati hiburan Wayang Kulit ‘Karya Budaya‘ dari Desa Cipaat – Kecamatan Bongas. (kmd)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *