Gambar ilustrasi
Luwutimur.Delikkasusu86.com – Ada oknum wartawan diduga meminta sejumlah uang partisipasi ke pelangsir atau penampung BBM di Kabupaten Luwu Timur, Sulsel.
Modus ini diduga bukan hanya sekadar pungutan biasa, melainkan mengarah pada tindakan intimidasi terselubung. Korban merasa tertekan karena khawatir aktivitas mereka akan dipublikasikan secara negatif jika tidak memenuhi permintaan tersebut.
Padahal, UKW merupakan proses resmi yang diselenggarakan oleh lembaga berwenang dan tidak pernah dilakukan dengan cara meminta pungutan langsung kepada masyarakat, apalagi dengan unsur tekanan.
Tindakan oknum ini dinilai sangat mencoreng citra profesi wartawan yang seharusnya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan bekerja secara profesional, independen, serta tidak menyalahgunakan profesi untuk kepentingan pribadi.
Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku wartawan namun bertindak di luar aturan. Jika menemukan indikasi praktik serupa, warga diminta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum.
Modus yang dilakukan oknum tersebut dengan meminta partisipasi dengan alasan untuk mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan.
Hal tersebut terkuak dari salah satu penampung BBM di Luwu Timur, menurutnya oknum wartawan meminta pasrtisipasi untuk peningkatan kapasitas wartawan dari PWI.
“ Ada rencana PWI Sulsel buat kegiatan di Makassar, ada info dari teman-teman peningkatan kapasitas dari PWI, yang bilang teman dari makassar ada juga lokal,” Katanya, Rabu 15 April 2026.
Menaggapi hal tersebut, Ketua Pokja PWI Kabupaten Luwu Timur, Rudiansyah angkat bicara, dia mengimbau seluruh pihak agar tidak langsung merespon apabila ada oknum-oknum yang mengatasnamakan diri dari wartawan PWI untuk meminta sesuatu.
“ Jika ada oknum yang mengatasnamakan diri dari wartawan PWI Luwu Timur untuk meminta sesuatu apalagi berupa uang mohon agar tidak langsung merespon,” Imbau Rudiansyah.
Dia menjelaskan bahwa nama pengurus PWI Luwu Timur sudah ada, ada pun yang menyebut diri wartawan dari organisasi PWI perlu dipertanyakan.
“ Nama pengurus Pokja PWI Luwu Timur sudah ada, diluar dari itu bukan pengurus PWI Luwu Timur, Mereka oknum dan segera laporkan, kami tindaklanjuti karena sudah mencederai nama baik organisasi jika menyebut dari wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI Luwu Timur,” Ucapnya.
Dijelaskannya bahwa, oknum wartawan yang meminta partisipasi ke Penampung atau pelangsir BBM di Luwu Timur mengatasnamakan media masing-masing itu tanggungjawab mereka, namun apabila menyebut diri dari wartawan organisasi PWI Luwu Timur agar tidak langsung direspon.
Sekadar diketahui, bahwa PWI Kabupaten Luwu Timur belum pernah terbentuk sama sekali dan saat ini, PWI Sulawesi Selatan mempercayakan kepengurusan PWI Kabupaten Luwu Timur dengan membentuk Pokja PWI Luwu Timur.
Berikut Nama Pengurus Pokja PWI Luwu Timur Tahun 2025
Ketua : Rudiansyah
Wakil Ketua : Hasmin Syarif
Sekretaris : Rifal
Wakil Sekretaris : Abdul Rahim
Bendahara : Nasrun Majid.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi terkait identitas oknum tersebut. Namun desakan agar aparat segera turun tangan semakin menguat, guna mencegah terjadinya dugaan tindakan tak terpuji tersebut.
















Users Today : 277
Users Yesterday : 767
Users Last 7 days : 4155
Users This Month : 11003