DELIKKASUS86. COM || LAHAT 30 April 2026– Suasana Rapat Paripurna LKPJ di Gedung DPRD Lahat mendadak tegang saat Bupati Lahat, Bursa Zarnubi, melontarkan “tamparan keras” kepada sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bukan sekadar teguran administratif, Bupati memberikan ultimatum maut.” selesaikan seluruh draf tender proyek pembangunan tahun 2026 dalam waktu 14 hari, atau tinggalkan jabatan.
Sentilan pedas ini menyasar dinas-dinas basah yang bertanggung jawab atas infrastruktur publik, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Tata Ruang, hingga bagian Pengadaan Barang dan Jasa.
Bupati geram melihat lambannya respons dinas terkait terhadap rekomendasi DPRD, terutama soal urgensi pembangunan 200 Ruang Kelas Baru (RKB) dan proyek Rp5 Miliar untuk 100 toilet sekolah. Beliau menilai, kelambanan birokrasi dalam menyusun perencanaan proyek adalah penghambat utama kesejahteraan masyarakat Lahat.
“Saya beri waktu selambat-lambatnya dua minggu dari hari ini. Jika draf tender belum selesai, silakan letakkan jabatan Anda. Masih banyak putra daerah yang berkompeten mengantre di meja saya untuk posisi strategis itu,”* tegas Bupati dengan nada tinggi yang membuat suasana sidang hening seketika.
Ultimatum ini dianggap sebagai langkah “pembersihan” birokrasi dari pejabat yang hanya duduk manis di kursi empuk tanpa kinerja nyata. Bupati menekankan bahwa anggaran besar untuk pendidikan dan kesehatan tidak akan berarti apa-apa jika hanya tertahan di atas kertas akibat ketidakmampuan Kepala Dinas dalam mengeksekusi kebijakan perencanaan.
Pernyataan Terbuka Bupati Lahat kepada Kepala OPD
“Saudara-saudara para Kepala Dinas, “Astaghfirullah halazim.”
Hari ini saya berdiri di sini bukan untuk mendengarkan alasan atau curhatan teknis yang berbelit-belit. Rekomendasi dewan sudah jelas.” ada 200 kelas yang harus dibangun, ada 100 toilet yang mendesak, ada nakes yang harus disejahterakan. Tapi apa yang saya lihat? Kalian bekerja seperti siput di tengah badai!.
Dinas Pendidikan, Kesehatan, Perkim, Tata Ruang—kalian adalah mesin pembangunan, bukan hiasan kantor! Saya tegaskan hari ini.” Dua minggu! Hanya 14 hari waktu yang saya berikan untuk menyelesaikan seluruh draf tender proyek 2026. Tidak kurang, tidak lebih.
Jika dalam dua minggu ke depan meja saya masih kosong dari draf tersebut, jangan tunggu saya memanggil kalian. Cukup tahu diri, tulis surat pengunduran diri, dan tinggalkan kursi Anda! Jangan biarkan jabatan strategis ini dikuasai oleh orang-orang yang hanya ingin fasilitas tapi lumpuh dalam bekerja.
Ingat, rakyat Lahat tidak butuh pejabat yang pandai bersilat lidah, rakyat butuh bukti nyata di lapangan. Di luar sana, ribuan orang mengantre untuk menggantikan posisi kalian dengan kinerja yang jauh lebih baik. Pilihannya hanya dua.” Kerja cepat atau Angkat kaki!.
DIVISI/INVESTIGASI NASIONAL/DK86/AMIR. DPD AKPERSI SUMSEL.
















Users Today : 390
Users Yesterday : 759
Users Last 7 days : 3468
Users This Month : 16244