Maumere , delikkasus86.com., – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Dengan mengusung semangat pembaruan dan pemerataan, Hardiknas tahun ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

Upacara peringatan Hardiknas yang digelar di berbagai sekolah di kabupaten SIKKA berlangsung khidmat dan penuh makna. Para peserta yang terdiri dari pelajar, tenaga pendidik, hingga unsur pemerintah mengikuti rangkaian kegiatan dengan mengenakan pakaian adat sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia.

Di Kabupaten Sikka, nuansa budaya lokal tampak begitu kental dalam peringatan tahun ini. Pakaian adat Sikka turut menghiasi peringatan Hardiknas 2026, menjadi simbol kuat bahwa budaya leluhur terus diwarisi sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter anak bangsa yang tidak boleh dilupakan sepanjang sejarah.
Salah satu yang mencuri perhatian datang dari SMK Santo Thomas. Seluruh siswa diwajibkan mengenakan kain sarung hasil karya masyarakat adat di Nian Tana Sikka. Berbagai corak dan ragam motif khas daerah dikenakan dengan bangga oleh para pelajar, mencerminkan kekayaan budaya sekaligus menanamkan nilai identitas lokal dalam dunia pendidikan.

Salah satu dari sekian siswa siswi yang ada di kota Maumere asal kota Ambon propinsi Maluku Amanda Rosjelan Porwaila mengatakan ,dirinya sangat bangga ketika dimonentum hari pendidikan Nasional ini, seluruh siswa dan siswi SMK Santo Thomas berbusana pakaian adat lokal hasil karya masyarakat adat di Nian Tanah SIKKA .
” Saya sangat bangga sekali karena hari ini di momentum Hardiknas ini boleh berbusana balutan tenun ikat asli Maumere ,” ujarnya dengan penuh gembira.

Amanda tambahkan dengan dikenakan busana balutan tenun ikat ini ,itu pertanda bahwa adat dan budaya tidak dapat dilepas pisahkan dari dunia pendidikan karena itu sangat berguna dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak anak bangsa di Nian Tanah SIKKA ini .
Dia berharap kedepannya ,disaat ada momentum seperti ini ,pemerintah daerah melalui Dinas PKO kabupaten SIKKA dapat mengeluarkan intruksi untuk setiap siswa dapat berbusana pakaian adat SIKKA ,karena ini merupakan warisan leluhur yang harus diwariskan untuk anak cucu kedepan.
Penulis : Yusuf Porwaila SH
















Users Today : 261
Users Yesterday : 431
Users Last 7 days : 3581
Users This Month : 692