Gawat.!! Diduga Pekerja Dapur MBG di Pamatang Tak Terdaftar BPJS, Di Yayasan Permata Mitra Kelurga

DK86- BREAKING NEWS

Delikkasus86 com lebak-Pekerja dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di kecamtan curugbitung Kabupaten Lebak. Ternyata belum mendapatkan perlindungan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Fakta ini terungkap setelah adanya laporan dari sejumlah pekerja yang bertugas memasak di dapur MBG. Pekerja kena musibah kaki nya tersiram minyak panas, Ia brobatan memakai biaya sendri,

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) lebak, menegaskan setiap pemberi kerja wajib membayarkan iuran BPJS untuk pekerjanya. Menurutnya, perlindungan ini penting agar pekerja merasa aman dalam bekerja.

“Kalau untuk pekerja MBG, Saya baru tahu. Nanti saya cek,” ujar nya

Ia menambahkan, risiko pekerjaan di dapur cukup tinggi karena setiap hari mereka menyiapkan ratusan porsi makanan untuk penerima manfaat MBG. Yayasan yang mengelola dapur, kata dia, Seharusnya lebih memperhatikan kesejahteraan pekerjanya.

“Iya, kita mendorong agar yayasan permata mitra keluarga  membayar BPJS. Kita akan berikan teguran,” tegas dinas lebak

Hal senada disampaikan Kepala BPJS Kesehatan lebak, Ia membenarkan hingga kini belum terdaptar yayasan permta mitra keluarga, vendor MBG segera mendaftarkan pekerjanya ke BPJS. Ujar.nya

menjelaskan, aturan jelas menyebut setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerjanya sebagai Peserta Penerima Upah (PPU). Kewajiban ini diatur dalam Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan peraturan turunannya.

“Tidak ada alasan untuk tidak mendaftarkan pekerja. Yayasan yang mengelola MBG wajib melaksanakan aturan ini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan ada konsekuensi hukum bagi pemberi kerja yang lalai. “Kalau tidak mendaftarkan pekerja, ada sanksi administratif berupa teguran, denda, hingga penghentian layanan publik tertentu bagi yayasan,” ujarnya.

Menurut dinas lebak, perlindungan BPJS sangat penting mengingat pekerjaan dapur memiliki risiko kecelakaan kerja, mulai dari luka bakar, teriris alat dapur, hingga beban kerja berat yang berpotensi menimbulkan sakit.

“Kalau sudah terdaftar BPJS, pekerja punya jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan. Jadi kalau sakit atau kecelakaan, semua bisa ditanggung,” katanya.

saat ini Dampur MBG yayasan permata mitra keluarga di Pamatang, Belum terdapat BPJS dapur MBG yang beroperasi, masing-masing di Dapur tersebut setiap harinya memasak ratusan porsi makanan untuk masyarakat penerima manfaat.

Namun, berdasarkan pengakuan pengelola yayasan, hingga kini para pekerja dapur itu belum terdaftar BPJS. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena mereka merasa rentan jika suatu saat mengalami kecelakaan kerja.Ungkapnya

Salasatu perja MBG bernama Irfan mengalami luka di bagian dua kaki tersiram minyak panas, Korban bernama Irfan sekarang berada di puskesmas Curugbitung, Sedang dalam penanganan tim medis,

Korban bernama Irfan, Menjelasak saya di rawat di puskesmas biaya sendri, Karna saya belum punya BPJS tenaga kerja, Di yayasan itu,

Kami memohon kepada perusahan yayasan agar pekerja segera mendapatkan BPJS, Saya sangat kecewa dengan yayasan tersebut, pihak vendor Tidak ada tanggung jawab nya sama sekali, Pungkasnya

Sebelum berita di tayangan. Kami belum bisa konpirmasi kepihak vendor yayasan permta mitra keluarga,

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *