
Samosir_Pemerintah Kabupaten Samosir Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir bersama PPL Kementan RI, turun langsung ke wilayah perbatasan terluar Samosir yang berbatasan dengan Kabupaten Dairi untuk menggelar penyuluhan pengembangan pertanian dan perikanan. Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Dinas, Ibu Dr. Tumiur Gultom, SP, MP, ini menyasar tiga zona yakni Bahal-bahal, Pinal, dan Binanga Ara, Senin 4 Mei 2026.
Tim petugas penyuluhan dibagi ke tiga zona tersebut untuk memastikan layanan menjangkau masyarakat di pelosok. Terpantau di lapangan, para petugas aktif melayani masyarakat mulai dari vaksinasi rabies pada anjing, konsultasi penggunaan pupuk yang tepat, informasi penyediaan bibit, hingga penyuluhan teknis pertanian dan perikanan lainnya.
Ditemui di sela kegiatan, Dr. Tumiur Gultom SP MP menegaskan bahwa pelayanan harus jemput bola sampai ke tapal batas kabupaten Samosir Tepatnya di Desa Hasinggaan Kecamatan Sianjur Mula-Mula.
“Kita tidak boleh menunggu petani datang ke kantor.
Kita yang harus hadir ke ladang mereka.
Apalagi ini wilayah perbatasan Binanga Ara, Pinal, dan Bahal-bahal. Kalau bukan kita yang layani, siapa lagi? Penyuluhan, vaksinasi rabies, konsultasi pupuk ini adalah hak petani yang wajib kita penuhi,” tegas Tumiur.
Lebih lanjut,Dr Tumiur br Gultom SP MP menambahkan, program ini merupakan arahan langsung Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST untuk memperkuat ketahanan pangan dari pinggiran.
“Petani di perbatasan adalah garda terdepan pangan Samosir. Tugas kita pastikan mereka sehat, ternaknya aman dari rabies, dan tanamannya subur dengan pupuk yang tepat. Ini investasi untuk Samosir yang tangguh pangan,” ujarnya.
Kehadiran Kadis Ketapang Pertanian Perikanan dan Peternakan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom, SP, MP,bersama tim di tapal batas Samosir-Dairi ini menjadi bukti komitmen Pemkab Samosir dalam menghadirkan pelayanan pertanian hingga ke wilayah terluar, demi mewujudkan kesejahteraan petani dan masyarakat.
Tampak dari atas kapal, alat-alat berat dari UPTD Peralatan Alat Berat Dinas PU Samosir tengah bekerja, membuka akses jalan Outer Ring Road Samosir, melewati Bahal-bahal, Pinal, menuju Binanga Ara.
Pembukaan jalan lingkar luar ini diharapkan mampu mendongkrak konektivitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan.
Pembukaan Akses infrastruktur Jalan ini merupakan akses utama masyarakat Desa Hasinggaan, khususnya untuk mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan daerah.
Pembangunan ini dapat memperlancar konektivitas antarwilayah di Samosir, mengurangi waktu tempuh, dan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,ujar Tumiur.
Kabid Peternakan ,Freddy Marbun mengatakan bahwa Masyarakat Desa Hasinggaan Kecamatan Sianjur Mula-Mula, menyambut positif dan antusias program penyuntikan vaksinasi rabies massal gratis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mencapai target Samosir Bebas Rabies 2027,Vaksinasi ini dilakukan untuk menekan kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) dan meningkatkan keamanan bagi warga serta wisatawan yang berkunjung ke Samosir.
Namun demikian,Warga desa yang belum pernah melakukan penyuntikan Vaknisasi hewan peliharaan anjing nya ,diharapkan agar untuk selanjutnya supaya membawa hewan peliharaan mereka ke titik lokasi vaksinasi atau melapor melalui Petugas Pertanian Lapangan (PPL) setempat. ucapnya
Sementara itu,Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Irayana Simbolon Menambahkan bahwa Pemerintah Samosir di tahun 2026 terus memperkuat komitmen untuk meratakan pelayanan pertanian, terutama menyasar wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).
Fokus utama strategi ini adalah modernisasi pertanian dan peningkatan akses sarana produksi demi mencapai swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara merata.
Karena Pemerintah Kabupaten Samosir Melalui Dinas Ketapang Pertanian Perikanan dan Peternakan Kabupaten Samosir berupaya melindungi pendapatan petani dengan menjaga kestabilan harga saat panen.
Langkah-langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah Pusat untuk meningkatkan kesejahteraan petani, swasembada pangan, dan mengatasi kemiskinan ekstrem di wilayah 3T.,ujar nya
Pada Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Irayana Simbolon ,
Kepala Bidang Prasarana, Sarana Pertanian dan Kesiapan Lahan Dinas Pertanian Kabupaten Samosir
Kabid Peternakan Kabupaten Samosir Freddy Marbun,
Lasmaria Gultom,PPL Kementan RI Saur Pardomuan Sagala, SP, Risna Nainggolan, SP, Risa Selviani, A.Md.
(BP)
















Users Today : 300
Users Yesterday : 312
Users Last 7 days : 3378
Users This Month : 1534