Bupati Vandiko Timotius Gultom ST Serahkan Bantuan Bibit Jagung dan Tanam Benih Jagung Bersama Petani Kelompok Tani Paris Tua Desa Panampangan

DK86- BREAKING NEWS

 

 

 

Samosir,_Pemerintah Kabupaten Samosir kembali memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah. Bantuan bibit jagung untuk pengembangan lahan seluas 40 hektare diserahkan langsung Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, sekaligus melakukan penanaman benih bersama petani di Desa Panampangan, Kecamatan Pangururan, Senin (11/05/2026).

 

 

Penyaluran Bantuan bibit Jagung dan penanaman Perdana Bibit Jagung di Lahan Kelompok Tani Paris Tua Desa Panampangan Kecamatan Pangururan di hadiri langsung Oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST,

Sekretaris Daerah kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Samosir Dr Tumiur br Gultom SP.MP ,Kabag SDM Polres Samosir Tarmizi Lubis, Danramil Pangururan Edianto Simangunsong, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang ,Kabid TPH Rimbun Mawarni Sinaga,Ka UPTD Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Samosir Tagor Silalahi, Ketua Tim Kerja (Katimker) atau Ketua Tim Penyuluh Pertanian Eva Sitepu , para PPL , Kepala Desa Panampangan Kecamatan Pangururan, Prangkat Desa Panampangan.

 

 

Bantuan tersebut diberikan kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Melati Paristua Desa Panampangan dan Kelompok Tani Tumpang Sari Desa Urat Timur, Kecamatan Palipi. Masing-masing kelompok menerima bantuan 300 kilogram bibit untuk areal tanam seluas 20 hektare.

Di tengah para petani, Vandiko Timotius Gultom ST turut menapaki lahan pertanian dan menanam benih jagung bersama masyarakat. Kehadiran langsung di lapangan itu menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat Samosir.

Vandiko Timotius Gultom ST mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

“Program Kolaborasi Sumut Berkah ini adalah bentuk kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Di Samosir kita sebut sebagai semangat sinergitas, semua saling bekerja sama untuk kemajuan daerah,” ujar Vandiko.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima tidak datang begitu saja, melainkan melalui usulan yang disampaikan Pemkab Samosir sesuai kebutuhan petani, kemudian disetujui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, Vandiko meminta kelompok tani memanfaatkan bantuan tersebut dengan sungguh-sungguh agar hasil panen dapat maksimal.

“Bantuan ini sudah sesuai dengan kebutuhan petani, maka harus ditanam dan dirawat dengan baik. Ini kesempatan yang harus dijaga bersama supaya program seperti ini terus berlanjut ke depan. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi Sumatera Utara, khususnya masyarakat Kabupaten Samosir,” kata Vandiko.

Lebih lanjut disampaikan, pemerintah menargetkan produktivitas jagung mencapai 10 ton per hektare. Hasil panen nantinya akan ditampung oleh offtaker yang telah disiapkan pemerintah dengan harga sesuai ketetapan pemerintah pusat sebesar Rp5.500 per kilogram, sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap pemasaran hasil panen.

“Dari bibit sampai pembeli hasil panen sudah dipersiapkan. Jadi petani tinggal fokus bekerja dan menghasilkan panen terbaik,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir Dr Tumiur Gultom SP MP menjelaskan, selain benih jagung, masing-masing kelompok juga akan menerima pupuk NPK sebanyak 3.000 kilogram, pupuk urea 5.000 kilogram, pestisida 100 paket, serta satu unit alat panen pada tahap selanjutnya.

“Target program ini adalah meningkatkan produktivitas jagung hingga 10 ton per hektare, sekaligus meningkatkan pendapatan petani,” jelas Tumiur.

 

Ketua Kelompok Tani Melati Paristua, Baringin Sitanggang, mengaku bangga dan bahagia atas perhatian yang diberikan Pemkab Samosir. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berguna bagi kemajuan dan kesejahteraan petani.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Samosir dan Gubernur Sumut Bobby Nasution atas perhatian kepada kami. Bantuan ini sangat besar manfaatnya dan menambah semangat kami untuk bekerja,” ucap Baringin.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kabag SDM Polres Samosir Tarmizi Lubis, Danramil Pangururan Edianto Simangunsong, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, jajaran penyuluh pertanian, serta para kelompok tani penerima bantuan.

 

 

Sementara itu,Kehadiran Ketua Tim Kerja (Katimker) atau Ketua Tim Penyuluh Pertanian Eva Sitepu dalam acara penyerahan bantuan bibit jagung dan penanaman perdana di kelompok tani merupakan langkah strategis untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif.

Kegiatan ini adalah komitmen Pemerintah daerah Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat rantai pasok jagung domestik, sejalan dengan program swasembada pangan nasional 2026.

Lebih lanjut,Eva Sitepu Selaku Katimker bertindak sebagai fasilitator dan motivator, memberikan arahan mengenai tata cara budidaya jagung hibrida yang baik dan benar (Good Agricultural Practices) kepada anggota kelompok tani Paris Tua Desa Panampangan Kecamatan Pangururan, Penyerahan bibit jagung, yang di bagikan bapak Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Samosir Dr Tumiur br Gultom SP MP merupakan varietas hibrida unggul, dipastikan tepat sasaran kepada kelompok tani Paris Tua yang membutuhkan untuk meningkatkan hasil panen,dan Gerakan Tanam (Gerdal/GerTan): Penanaman simbolis dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir bersama-sama (tanam serentak) untuk menggerakkan perekonomian desa dan meningkatkan efisiensi usaha tani, ucapnya.

 

(BP)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *