LUWU TIMUR, Delikkasus86.com –
Kondisi rumah milik Jumasni di Desa Lambarese, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, menjadi perhatian warga lantaran dinilai sudah tidak layak huni.
Bangunan yang awalnya ditempati bersama keluarganya itu terlihat memprihatinkan dengan kondisi atap rusak, dinding lapuk, serta lantai rumah yang memerlukan perbaikan serius.
Yang mengejutkan, rumah tersebut disebut pernah dijanjikan mendapatkan bantuan program bedah rumah pada tahun 2023.
Namun hingga memasuki tahun 2026, bantuan yang dijanjikan tak kunjung terealisasi.
“Sebelumnya saya juga Kader di Desa, saat itu pernah saya dijanji oleh Kades bedah rumah tahun 2023 namun hingga saat ini hasilnya nihil, hingga saya memutuskan berhenti jadi Kader di Desa,” Ungkap Jumasni.
“Tahun lalu rumah dapur saya perlahan sudah mulai ambruk, hingga saya memutuskan meninggalkan rumah dan ikut suami ke Mabonta sementara saya kerja rumput laut,” sambungnya, Selasa, (2/06/2026).
BR, Salah satu tetangga Jumasni mengaku prihatin melihat kondisi rumah Jumasni yang seolah tidak mendapat perhatian.
Selama tinggal di Mabonta sesekali Jumasni masih kerap datang melihat rumahnya di Lambarese. Namun karena kondisinya sudah menghawatirkan hingga Jumasni memutuskan membongkar rumahnya pada Jumat (29/05/2026).
“Saya tinggalkan rumah tersebut karena saat hujan turun, air sudah masuk ke dalam rumah akibat bagian atap yang bocor,” imbuh Jumasni.
Ironisnya, lokasi rumah Jumasni berada tidak jauh dari kantor desa sehingga kondisi memprihatinkan itu mudah terlihat. Warga pun berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera memberikan perhatian nyata kepada keluarga tersebut.
Masyarakat setempat berharap program bantuan rumah layak huni benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan agar keluarga Jumasni dapat tinggal dengan aman dan nyaman.
















Users Today : 379
Users Yesterday : 683
Users Last 7 days : 3089
Users This Month : 1478