HALMAHERA SELATAN – Ketua Asosiasi Imbung-Imbung Bacan Gemstone, Sarjan Taib, menyampaikan harapannya kepada aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik terkait aktivitas penambangan batu Bacan di Halmahera Selatan.
Menurut Sarjan, batu Bacan bukan sekadar komoditas ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas dan kearifan lokal masyarakat setempat. Penambangan batu Bacan, kata dia, telah menjadi mata pencaharian utama bagi banyak warga dan turut menggerakkan sektor ekonomi kreatif daerah.
“Asosiasi sudah bersilaturahmi dengan Pemerintah Daerah, dan dalam pertemuan tersebut Bupati Halmahera Selatan merespon baik apa yang kami sampaikan. Ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha dan penambang batu Bacan,” ujar Sarjan.
Bupati Halmahera Selatan menegaskan bahwa batu Bacan adalah warisan alam yang perlu dijaga keberlanjutannya. Pemerintah daerah, menurutnya, tengah menyiapkan langkah strategis agar penambangan tetap berjalan secara tertib, menguntungkan masyarakat, dan tetap memperhatikan aspek hukum serta kelestarian lingkungan.
“Dengan keberadaan batu Bacan, banyak lapangan kerja tercipta dan sektor ekonomi kreatif pun berkembang. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan solusi yang tidak merugikan masyarakat, namun tetap menjaga keberlanjutan lingkungan,” tegas Bupati.
Asosiasi berharap, ke depan, akan ada regulasi yang berpihak pada masyarakat lokal, menjamin kepastian hukum, sekaligus menjaga kelestarian alam Halmahera Selatan.















Users Today : 536
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4688
Users This Month : 12753