Akibat Luapan Sungai Sioto, Jembatan WFC Rusak, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gerak Cepat Koordinasi dengan Kementerian PU

DK86- BREAKING NEWS

 

Samosir_Luapan Sungai Sioto yang dipicu hujan berintensitas tinggi mengakibatkan kerusakan pada Jembatan Tanjung Horbo di kawasan Water Front City (WFC) Pangururan, Rabu (22/7/2026). Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bergerak cepat meninjau lokasi sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

 

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan sekaligus memastikan langkah-langkah penanganan agar akses di kawasan wisata Water Front City tetap aman dan dapat segera difungsikan kembali bagi masyarakat maupun wisatawan.

 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rudimanto Limbong, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, Pengelola WFC Rudi Siahaan, serta jajaran perangkat daerah terkait.

 

Dari hasil peninjauan diketahui, derasnya arus Sungai Sioto yang meluap menggerus bagian penyangga jembatan hingga menyebabkan kerusakan. Infrastruktur Water Front City tersebut merupakan proyek yang dibangun menggunakan dana APBN dan saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

 

Karena masih dalam masa pemeliharaan, Pemerintah Kabupaten Samosir segera mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar proses penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

“Kita akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU untuk penanganan dan pemulihan jembatan ini. Akses di kawasan Water Front City sangat vital bagi masyarakat dan wisatawan, sehingga harus segera dipulihkan,” ujar Vandiko.

 

Selain mempercepat koordinasi dengan Kementerian PU, Pemkab Samosir juga melakukan langkah pengamanan dengan membatasi akses menuju area terdampak. Kebijakan tersebut ditempuh untuk mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan masyarakat dan wisatawan hingga proses perbaikan dilaksanakan.

 

Vandiko menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir berkomitmen terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat agar penanganan kerusakan dapat segera terealisasi. Pemulihan akses di kawasan Water Front City dinilai penting untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan sektor pariwisata di Kabupaten Samosir.

 

Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar mematuhi rambu-rambu pengamanan serta arahan petugas selama proses penanganan berlangsung, demi keselamatan bersama.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *