Diduga Langgar Kode Etik, Video Konten Petugas Damkar Minsel Jadi Bulan-bulanan Netizen

DK86- BREAKING NEWS

MINAHASA SELATAN, 13-08-2026.Delik Kasus86 – Sejumlah oknum petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menjadi sorotan publik setelah video konten mereka di media sosial viral dan menuai kecaman luas dari warganet.

 

Dalam video yang beredar luas di platform TikTok dan Facebook, para oknum petugas yang masih mengenakan seragam dinas lengkap dengan atribut Pemadam itu tampak membuat konten dengan gaya berjoget dan berucap yang dinilai tidak pantas. Ironisnya, konten tersebut diduga dibuat dengan narasi yang seolah-olah menyalahkan korban kebakaran.

 

Aksi tersebut sontak memicu reaksi negatif. Warganet menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan sikap empati seorang petugas penyelamat dan diduga kuat telah melanggar kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN) serta etika profesi pemadam kebakaran.

 

Pantauan Delik Kasus86 di kolom komentar, ratusan warganet meluapkan kekecewaannya. Mereka menyayangkan sikap oknum petugas yang dianggap tidak profesional dan tidak memiliki kepekaan sosial terhadap korban yang sedang tertimpa musibah.

 

“HERAN, bukannya memberikan edukasi yang baik malah membuat konten menyalahkan korban,” tulis salah satu akun warganet.

 

“Seragam itu adalah amanah untuk melayani, bukan untuk konten yang merendahkan korban. Ini pelanggaran kode etik,” timpal warganet lainnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan terkait video viral tersebut. Publik kini menantikan langkah tegas dari pimpinan untuk memberikan pembinaan maupun sanksi sesuai aturan yang berlaku kepada oknum-oknum yang terlibat.

 

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh aparatur pelayanan publik untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Penggunaan seragam dinas untuk kepentingan konten pribadi yang berpotensi merugikan institusi dan menyakiti hati masyarakat dilarang keras dalam peraturan disiplin ASN.

 

[Tim Redaksi / Delik Kasus86]

MINAHASA SELATAN, Delik Kasus86 – Sejumlah oknum petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menjadi sorotan publik setelah video konten mereka di media sosial viral dan menuai kecaman luas dari warganet.

Dalam video yang beredar luas di platform TikTok dan Facebook, para oknum petugas yang masih mengenakan seragam dinas lengkap dengan atribut Pemadam itu tampak membuat konten dengan gaya berjoget dan berucap yang dinilai tidak pantas. Ironisnya, konten tersebut diduga dibuat dengan narasi yang seolah-olah menyalahkan korban kebakaran.

Aksi tersebut sontak memicu reaksi negatif. Warganet menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan sikap empati seorang petugas penyelamat dan diduga kuat telah melanggar kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN) serta etika profesi pemadam kebakaran.

Pantauan Delik Kasus86 di kolom komentar, ratusan warganet meluapkan kekecewaannya. Mereka menyayangkan sikap oknum petugas yang dianggap tidak profesional dan tidak memiliki kepekaan sosial terhadap korban yang sedang tertimpa musibah.

“HERAN, bukannya memberikan edukasi yang baik malah membuat konten menyalahkan korban,” tulis salah satu akun warganet.

“Seragam itu adalah amanah untuk melayani, bukan untuk konten yang merendahkan korban. Ini pelanggaran kode etik,” timpal warganet lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan terkait video viral tersebut. Publik kini menantikan langkah tegas dari pimpinan untuk memberikan pembinaan maupun sanksi sesuai aturan yang berlaku kepada oknum-oknum yang terlibat.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh aparatur pelayanan publik untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Penggunaan seragam dinas untuk kepentingan konten pribadi yang berpotensi merugikan institusi dan menyakiti hati masyarakat dilarang keras dalam peraturan disiplin ASN.

[Tim Redaksi / Delik Kasus86]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *