Pulau Palue Terparah Dihantam Gempa, Camat Minta Bantuan Logistik Melalui Bupati Sikka

DK86- BREAKING NEWS

MAUMERE, delikkasus86. Com., – Kecamatan Palue menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Kondisi tersebut membuat kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak dan para penyintas di sejumlah titik pengungsian semakin mendesak.

Camat Palue, Rudolfus Riba, ST, melalui Pemerintah Kabupaten Sikka menyampaikan permohonan bantuan logistik dan kebutuhan kedaruratan bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Permintaan bantuan tersebut disusun berdasarkan hasil pendataan awal di lapangan dan ditujukan untuk mendukung penanganan para penyintas selama masa tanggap darurat dan pascabencana.

Untuk kebutuhan tempat pengungsian, khususnya Posko 1 Desa Nitung Lea, dibutuhkan sedikitnya 20 unit tenda pengungsian, 500 kasur lipat, serta 3.000 lembar selimut. Selain itu, kebutuhan obat-obatan juga menjadi perhatian utama.

Di bidang kesehatan, Kecamatan Palue membutuhkan dukungan delapan orang dokter, tenaga medis serta berbagai perlengkapan kesehatan. Kebutuhan lainnya meliputi infus dan cairan infus, tabung oksigen, masker oksigen sebanyak 10.000 unit, tiang infus, obat-obatan injeksi, obat tablet, obat ISPA, vitamin, salep dan obat tetes mata.

Kebutuhan perlengkapan kebersihan dan kebutuhan pribadi penyintas juga cukup besar. Di antaranya 10.000 masker, 100 dus minyak kayu putih, 5.000 sabun mandi, 11.000 handuk, 5.000 pembalut wanita dan 5.000 pampers.

Sementara untuk kebutuhan pangan, pemerintah kecamatan mengusulkan bantuan 20 ton beras, 15.000 minyak goreng, 15.000 telur, 2.000 kilogram ikan basah, 200 kilogram ikan kering serta 500 dus ikan sarden.

Selain itu, dibutuhkan pula gula sebanyak 1 ton, 200 kilogram garam, 2.000 bungkus kopi, 500 kaleng/dus susu, 500 bungkus teh, kecap manis dan sambal serta kebutuhan pangan lainnya.

Kebutuhan air bersih dan air minum juga menjadi salah satu prioritas. Dalam daftar kebutuhan kedaruratan, Kecamatan Palue mengusulkan bantuan air minum sebanyak 20.000 dus.

Untuk mendukung aktivitas masyarakat di lokasi pengungsian dan operasional posko, Kecamatan Palue juga membutuhkan delapan unit genset, lampu emergency, serta bahan bakar berupa 1.000 liter bensin dan 5.000 liter solar.

Saat ini terdapat 26 posko yang membutuhkan dukungan perlengkapan operasional. Bantuan tersebut dinilai penting agar pelayanan terhadap masyarakat terdampak gempa dapat terus berjalan, terutama pada malam hari dan di lokasi yang mengalami keterbatasan penerangan.

Camat Palue Rudolfus Riba menyampaikan bahwa daftar tersebut merupakan kebutuhan awal berdasarkan pendataan lapangan. Jumlah maupun jenis kebutuhan masih dapat berubah mengikuti perkembangan jumlah penyintas, kondisi posko, kebutuhan medis dan hasil pendataan lanjutan di seluruh wilayah Kecamatan Palue.

Permintaan bantuan ini diharapkan mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sikka sehingga kebutuhan paling mendesak masyarakat Palue dapat segera dipenuhi.

Prioritas utama saat ini adalah kebutuhan dasar penyintas, pelayanan kesehatan, serta dukungan energi dan operasional posko, mengingat masyarakat masih berada dalam situasi tanggap darurat akibat bencana gempa bumi.

 

Penulis : Yusuf Porwaila SH

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *