Purwakarta, Delikkasus86.com
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein didesak tokoh masyarakat sekitar untuk mengambil langkah tegas terhadap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun kontraktor pelaksana yang dinilai tidak profesional dalam menjalankan proyek pembangunan infrastruktur publik.
Sorotan tajam ini tertuju pada proyek Rehabilitasi Jalan Lingkungan Paket 10 di bawah naungan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Purwakarta. Proyek yang bersumber dari anggaran APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2.975.169.434,00 tersebut dilaksanakan oleh kontraktor penyedia jasa CV. JIWA BESAR JUARA.
Pekerjaan yang mencakup wilayah Desa Cibogohilir dan Gandasoli Kec. Plered ini diduga dikerjakan secara asal-asalan, khususnya pada item pemasangan drainase U-Ditch.
Terkait Indikasi Mengabaikan Standar TeknisHasil pengerjaan di lapangan disinyalir kuat tidak memenuhi spesifikasi dan standar teknis yang telah ditetapkan. Kualitas konstruksi yang buruk dikhawatirkan tidak akan bertahan lama atau “seumur jagung,” sehingga berpotensi merugikan masyarakat luas sebagai penerima manfaat.
Selanjutnya, mengabaikan terhadap standar teknis dalam proyek bernilai miliaran rupiah ini dinilai bukan sekadar bentuk kelalaian teknis, melainkan bentuk pemborosan uang rakyat. Praktik pengerjaan yang disinyalir mengejar keuntungan sepihak tanpa memedulikan mutu pengerjaan turut menguatkan dugaan indikasi korupsi.
Kini tokoh masyarakat setempat meminta Bupati Purwakarta Om Zein agar tidak tinggal diam. Selain penindakan terhadap oknum kontraktor pelaksana maupun jajaran pejabat di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) yang bertanggung jawab atas pengawasan proyek ini juga mendesak untuk dievaluasi secara menyeluruh.
“Bupati diminta harus berani mencopot atau meninjau ulang jabatan pejabat terkait di Disperkim jika terbukti tidak serius menjaga amanah anggaran negara dan hanya membiarkan pengerjaan berjalan tanpa pengawasan ketat,” tegas tokoh masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak penyedia jasa maupun Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Purwakarta belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan pengerjaan yang tidak sesuai standar spesifikasi tersebut.
Habel Hendrik
















Users Today : 121
Users Yesterday : 740
Users Last 7 days : 5953
Users This Month : 1772