Tubaba, delikkasus86.com – Komunitas Djarum Istimewa Menggelar Acara pesta rakyat meriahkan HUT Ke-80 RI di lapangan Tiyuh/desa Candra Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) kabupaten tulang bawang Barat (Tubaba) pada Sabtu 23/08/2025.
Meriahnya acara tersebut mendadak menjadi perbincangan warga sekitar, Bukan karena kemewahan acaranya, melainkan ada dugaan praktik pencurian/maling aliran Strom listrik disalah satu kabel.
Pantauan di lapangan memperlihatkan adanya kabel tambahan yang menjuntai dari jaringan kabel listrik PLN di depan gedung milik tiyuh, kabel tersebut terlihat menjulur ke arah panggung hiburan, menyuplai daya untuk sound system berdaya besar yang digunakan selama acara berlangsung, Posisi kabel yang tergeletak di jalanan memicu tanda tanya di kalangan warga: apakah ini pemasangan resmi atau “jalur tikus” yang diam-diam diatur?
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku melihat aktivitas mencurigakan disebelum acara dimulai.
“Ada orang yang kelihatannya bukan teknisi resmi dari PLN, ikut-ikutan mengutak-atik kabel di KWH listrik. Katanya teman dari pihak orgen, ” ungkapnya.
Sumber internal menyebut, praktik semacam ini sering terjadi di acara hiburan desa. Modusnya oknum bekerja sama dengan penyedia hiburan untuk mengambil sambungan langsung dari jaringan kabel PLN tanpa melalui meteran resmi. Cara ini menghindari beban biaya yang terlalu besar, tetapi jelas melanggar Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.
Jika terbukti, pelaku dapat dijerat Pasal 51 ayat (3) yang mengatur sanksi pidana penjara hingga lima tahun dan/atau denda maksimal Rp500 juta bagi pihak yang dengan sengaja menggunakan tenaga listrik secara ILEGAL.
Fenomena ini menjadi catatan serius, mengingat selain merugikan negara, pencurian arus listrik juga berisiko besar menimbulkan kebakaran atau korsleting yang mengancam keselamatan masyarakat.
Terpisah, kepalo tiyuh Candra Kencana Zaeinal Abidin meyangkal bahwa dirinya tidak mengetahui adanya praktik pencurian listrik tersebut zainal mengatakan bahwa acara tersebut bukan diadakan oleh Tiyuh candra Kencana tetapi acara dari Komunitas Djarum Istimewa.
“Maaf mas kegiatan dilapangan itu bukan kegiatan Tiyuh itu kegiatan Komunitas Djarum istimewa Terkait adanya aliran listrik dari Tiyuh tidak tahu menau Kerna kami hanya ketempatan lapangan aja.” Kata Zaeinal saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.
Eko ketua pelaksana atau perwakilan dari Komunitas Jarum Istimewa mengatakan dirinya tidak paham persoalan itu.
“Maaf mas… Saya kurang paham masalah itu, Coba konfirmasi ke pihak panitia pak.” Ujarnya
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN dan panitia Komunitas Djarum belum dapat di mintai keterangan. (*)
















Users Today : 191
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4217
Users This Month : 11267