Mafia Solar Bitung Diduga Kebal Hukum, Publik Resah – RJ dan JW Bantah Terlibat

DK86- BREAKING NEWS

BITUNGDELIKKASUS86.COM – Isu praktik mafia solar ilegal di Kota Bitung kembali mencuat dan memicu keresahan masyarakat. Warga menduga adanya aktivitas penimbunan BBM bersubsidi skala besar, lantaran kerap terlihat mobil tangki berwarna biru—disebut “kepala biru”—keluar masuk salah satu gudang hingga larut malam.

“Kalau aktivitas dilakukan tengah malam, jelas ada yang ditutup-tutupi. Kami menduga kuat ada permainan yang membuat mafia solar semakin merajalela,” ungkap seorang tokoh masyarakat dengan nada kesal.

Dalam pemberitaan salah satu media online, pelopormedia.id, nama RJ alias dan JW alias disebut-sebut sebagai otak di balik penimbunan BBM di Manembo-nembo. Namun, tudingan tersebut langsung dibantah oleh keduanya.

“Tudingan bahwa kami otak mafia solar adalah fitnah. Kami tidak pernah terlibat dalam aktivitas penimbunan maupun penjualan ilegal BBM bersubsidi,” tegas RJ dalam hak jawabnya.

JW juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku sangat dirugikan dengan penyebutan namanya dalam isu tersebut.

“Saya tidak ada hubungan dengan mafia solar. Nama saya dicatut tanpa bukti, dan itu sangat merusak nama baik saya serta keluarga,” ujarnya.

Menurut RJ, pemberitaan yang tidak berimbang justru mengorbankan pihak yang tidak bersalah. “Kami berharap media bisa lebih berhati-hati dalam menyajikan informasi, agar tidak menimbulkan fitnah,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang bermukim di sekitar gudang menegaskan bahwa lokasi tersebut sudah lama tidak beroperasi.

“Tidak ada lagi aktivitas di gudang itu. Bahkan tidak pernah ada wartawan pelopormedia.id datang ke sini. Sepertinya mereka hanya dengar cerita lalu mengarang,” ucap warga tersebut.

Kini, publik menantikan langkah tegas dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan praktik mafia solar di Bitung secara transparan, sehingga keresahan masyarakat dapat segera terjawab.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *