Aceh Singkil | delikkasus86.com ~ Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Aceh Singkil. Kecelakaan maut yang melibatkan seorang guru dan siswa di lintasan Jalan Singkil – Teluk Rumbia pada Selasa (9/6/2026) lalu, kini berakhir memilukan. Kedua korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif.
Kronologi Kejadian Peristiwa nahas ini terjadi tepat di sebuah tikungan tajam (tikungan patah) di jalur Teluk Rumbia. Insiden bermula saat Latif (55), seorang guru di SDN Kampung Rantau Gedang, dalam perjalanan pulang menuju domisilinya di Suka Makmur. Di saat yang bersamaan, Mardi, siswa kelas 2 SMA Negeri 1 Singkil, juga tengah berkendara menuju rumahnya di Teluk Rumbia.
Nahas, saat melintasi tikungan tersebut, kedua kendaraan terlibat tabrakan hebat atau “laga kambing” yang mengakibatkan keduanya mengalami luka yang sangat serius.
Upaya Medis dan Kepergian Korban Sesaat setelah kejadian, warga segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke RSUD Aceh Singkil. Namun, karena kondisi luka yang tergolong parah, pihak rumah sakit memutuskan untuk merujuk keduanya ke RSUZA Banda Aceh guna mendapatkan penanganan spesialis.
Perjuangan pertama terhenti saat Mardi, sang siswa SMA, menghembuskan napas terakhirnya di tengah perjalanan menuju Banda Aceh. Sementara itu, sang guru, Latif, sempat mendapatkan perawatan di RSUZA sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu pagi (13/6/2026).
Kepulangan Jenazah Saat ini, jenazah almarhum Latif sedang dalam perjalanan darat dari Banda Aceh menuju kediamannya di Aceh Singkil untuk proses pemakaman. Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta kerabat di desa masing-masing.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan untuk senantiasa waspada, terutama saat melintasi titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur Teluk Rumbia.{*}
Laporan : Khalikul Sakda
















Users Today : 222
Users Yesterday : 553
Users Last 7 days : 5410
Users This Month : 7753