Aceh Singkil, | Delikkasus86.com ~ PT Nafasindo, sebuah perusahaan yang beroperasi di Aceh Singkil, kini tengah menjadi sorotan tajam setelah insiden kebocoran limbah dari Kolam Sediment Pond (Kolam 9) yang mereka kelola. Kebocoran ini diduga kuat menjadi penyebab matinya ribuan ikan secara mendadak di aliran Sungai Lae Gombar, memicu kekhawatiran serius akan kerusakan lingkungan dan dampak sosial bagi masyarakat setempat.
Pengakuan Terbuka dan Kronologi Insiden
Dalam jumpa pers yang digelar di kantor Bupati Aceh Singkil pada Kamis, 25 September 2025, yang dihadiri Wakil Bupati, Humas Polres Aceh Singkil, perwakilan masyarakat, serta puluhan awak media, terungkap fakta mengejutkan. PT Nafasindo secara terbuka mengakui adanya insiden kebocoran limbah dari Kolam 9 pada sekitar pukul 05.00 pagi. Kebocoran ini menyebabkan aliran limbah (overflow) masuk ke badan air atau sungai, yang berpotensi menjadi penyebab utama kematian massal ikan di Sungai Lae Gombar pada waktu yang hampir bersamaan.
Insiden ini bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat kematian ikan di Sungai Lae Gombar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup bersama Polres Aceh Singkil dan masyarakat, disaksikan oleh perwakilan PT Nafasindo, segera mengambil sampel air dari tiga titik kritis: Kolam 9, badan air Lae Singkohor, dan badan air Sungai Lae Gombar. Sampel-sampel ini kemudian diuji di Laboratorium PT Mutu Agung Tbk Medan, sebuah laboratorium terakreditasi dengan nomor Akreditasi LP-1284-IDN.
Hasil Uji Laboratorium dan Pertanyaan Mengganjal
Meskipun PT Nafasindo telah mengakui kebocoran, hasil uji laboratorium menunjukkan seluruh parameter kualitas air yang dianalisis masih berada di bawah ambang batas baku mutu lingkungan yang ditetapkan. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan media. Bagaimana mungkin ikan mati massal jika kualitas air secara keseluruhan masih memenuhi baku mutu? Dinas Lingkungan Hidup menduga bahwa kematian ikan ini merupakan “incident-based impact,” yaitu dampak sesaat yang sangat kuat akibat paparan limbah langsung saat kebocoran terjadi, meskipun setelahnya konsentrasi limbah mungkin telah terencerkan.
Langkah Tanggung Jawab dan Pemulihan Lingkungan
Sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik, PT Nafasindo telah menyatakan kesediaannya untuk melakukan pemulihan lingkungan dan memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi:
Pembersihan alur sungai dari sedimen yang terkontaminasi limbah.
Pemberian kompensasi sosial yang adil dan proporsional kepada masyarakat terdampak.
Pelaksanaan program pemulihan habitat ikan di Sungai Lae Gombar, termasuk penebaran bibit ikan secara berkala.
Perbaikan menyeluruh sistem pengelolaan kolam limbah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Sanksi Administratif Menanti PT Nafasindo
Terlepas dari langkah-langkah tanggung jawab sosial tersebut, Dinas Lingkungan Hidup memastikan akan memberikan tindakan administratif kepada PT Nafasindo atas insiden kebocoran limbah ini. Sanksi ini akan merujuk pada:
1. Pasal 76 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.
2. Pasal 505 ayat (1) dan Pasal 509 ayat (2) huruf d dan huruf e Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Pemerintah daerah, melalui Dinas Lingkungan Hidup, menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan reguler, pemantauan, dan pembinaan agar pengelolaan lingkungan oleh pelaku usaha seperti PT Nafasindo tetap sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada dampak negatif yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan hidup di masa mendatang. Insiden ini menjadi pengingat serius bagi semua pelaku industri akan pentingnya kepatuhan terhadap standar lingkungan dan kesiapan dalam menghadapi potensi risiko.{*}
[Khalikul Sakda]















Users Today : 323
Users Yesterday : 447
Users Last 7 days : 4125
Users This Month : 13546