BRI KCP Pangandaran Diduga Abaikan Putusan Pengadilan, Warga Desak Transparansi

DK86- BREAKING NEWS

Pangandaran, Delikkasus86.com – 2 Oktober 2025 ||Kasus perdata terkait dana deposito nasabah di Bank BRI KCP Pangandaran terus menjadi sorotan publik. Permasalahan ini mencuat setelah dana deposito senilai Rp4 miliar milik seorang nasabah bernama Lilis Supriyatin belum juga dicairkan, meskipun telah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kuasa hukum Lilis Supriyatin, Anang Fitriyana, SH, saat ditemui awak media di kediamannya di Desa Babakan, Kecamatan Bojongkerekes, Pangandaran, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Negeri Ciamis. Namun, pihak BRI mengajukan perlawanan eksekusi. Perlawanan tersebut sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Ciamis dengan amar menolak perlawanan BRI.

“Karena bank tidak menjalankan perintah secara sukarela, maka kami menempuh jalur hukum dengan mengajukan permohonan eksekusi. Putusan perlawanan juga sudah keluar, dan ditolak. Namun pihak bank masih menempuh upaya hukum banding,” jelas Anang.

Situasi ini menimbulkan keresahan masyarakat. Dalam audiensi resmi bersama warga, sejumlah pihak mendesak agar Arif Wibowo, pimpinan BRI KCP Pangandaran, segera menyelesaikan permasalahan tersebut secara transparan dan menghormati keputusan pengadilan.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak BRI Pangandaran belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan keterlambatan pencairan dana deposito tersebut.

Kasus ini mendapat perhatian luas lantaran menyangkut hak-hak nasabah yang dilindungi hukum, serta menjadi ujian bagi komitmen perbankan dalam menjunjung asas kepastian hukum dan keadilan.

Redaksi Delikkasus86.com masih berupaya menghubungi manajemen BRI KCP Pangandaran untuk mendapatkan klarifikasi. Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait apabila merasa ada informasi yang perlu diluruskan.

Reporter: David

Editor: Redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *