Dilikkasis86.com – Kota Tangerang – Tokoh masyarakat Cipondoh, Anas Gondrong, menyampaikan kritik dan aspirasi kepada DPRD Kota Tangerang. Menurutnya, setelah kurang lebih dua tahun masa jabatan DPRD, masyarakat berhak mempertanyakan sejauh mana hasil kerja para wakil rakyat telah dirasakan secara nyata. Minggu 19 Juli 2026
Anas menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan untuk mencari sensasi, bukan untuk pencitraan, dan bukan sekadar melontarkan retorika. Ia menyebut kritik tersebut merupakan bagian dari hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat yang dipilih melalui proses demokrasi.
Menurut Anas, masih banyak persoalan yang menjadi keluhan masyarakat dan memerlukan perhatian serius, di antaranya penyaluran bantuan sosial yang menurut sebagian warga belum tepat sasaran, penggunaan trotoar oleh pedagang kaki lima yang mengganggu pejalan kaki, kondisi drainase yang memerlukan pembenahan untuk mengantisipasi banjir, serta dugaan praktik pungutan liar yang apabila terbukti harus ditindak sesuai ketentuan hukum.
Ia berharap DPRD lebih aktif menjalankan fungsi pengawasan dan turun langsung ke pemukiman warga , bukan hanya pencitraan selemonial omon omon dan. bisa menyerap aspirasi warga secara langsung, dan mendorong penyelesaian berbagai persoalan tersebut bersama pemerintah daerah.
“Kami hadir di sini bukan untuk mencari sensasi, bukan untuk pencitraan, dan bukan untuk omon-omon. Kami hadir untuk menyampaikan suara rakyat. Kami ingin tahu sampai di mana kepedulian Anda sebagai wakil rakyat terhadap masyarakat yang telah memberikan amanah melalui suaranya.”
Anas juga mempertanyakan kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat ketika berbagai persoalan muncul.
“Ketika rakyat membutuhkan Anda, di mana Anda? Ketika warga mengeluhkan persoalan di lingkungannya, apakah Anda hadir untuk mendengar dan memperjuangkannya? Jangan hanya datang saat kampanye meminta suara, lalu setelah terpilih rakyat merasa ditinggalkan.”
Menurutnya, jabatan sebagai wakil rakyat merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan hanya melalui kegiatan seremonial atau pernyataan di ruang rapat.
“Yang kami butuhkan sebagai rakyat kecil adalah bukti nyata kinerja. Kami tidak membutuhkan janji, retorika, atau pencitraan. Kami membutuhkan wakil rakyat yang berani turun ke lapangan, melihat langsung kondisi masyarakat, mendengar aspirasi warga, mengawasi jalannya pemerintahan, dan memperjuangkan solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.”
Redaksi David E,S.E.
Di akhir pernyataannya, Anas mengajak DPRD Kota Tangerang untuk semakin membuka ruang dialog dengan masyarakat dan memperkuat fungsi pengawasan serta representasi publik.
“Rakyat tidak sedang mencari sensasi. Rakyat hanya ingin memastikan bahwa amanah yang diberikan melalui suara mereka dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Wakil rakyat dipilih untuk hadir bersama rakyat, bukan hanya ketika membutuhkan suara, tetapi juga ketika rakyat membutuhkan pembelaan dan solusi. Kritik ini adalah bentuk aspirasi agar kepercayaan masyarakat dijawab dengan kerja nyata.”
RED David E,SE.
















Users Today : 523
Users Yesterday : 872
Users Last 7 days : 5010
Users This Month : 11593