JAKARTA || Delikkasus86.com – Bela Negara Bergeser ke Sawah dan Laut: Desa Jadi Benteng Utama Hadapi Krisis Global. Konsep Bela Negara telah mengalami pergeseran radikal. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih sepakat bahwa kedaulatan bangsa hari ini dipertaruhkan di sektor ketahanan pangan, dan desa adalah garda terdepan di medan “perang” nonmiliter ini.
Kesepakatan strategis ini dicapai dalam diskusi antara Direktur Bela Negara Kemenhan, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., dan Ketua Umum APDESI Merah Putih, A. Anwar Sadat, S.H., di Jakarta, Senin (15/12/2025).
Pangan Adalah Fondasi Kedaulatan.” Brigjen TNI G. Eko Sunarto menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan lagi isu musiman, melainkan strategi inti Bela Negara. Ia menekankan bahwa bangsa yang tidak mampu mandiri pangan akan rentan terhadap tekanan dan intervensi global.
“Ketahanan pangan bukan hanya persoalan ekonomi atau pertanian, tetapi merupakan strategi bela negara. Pangan yang kuat adalah fondasi negara yang berdaulat. Di era kemerdekaan, Bela Negara diwujudkan melalui kontribusi nyata menjaga kedaulatan di sektor strategis ini,” tegas Brigjen Eko Sunarto.
Desa: Jantung Pertahanan Pangan Nasional Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat, menegaskan bahwa desa adalah jantung pertahanan pangan nasional. Dengan potensi petani, nelayan, dan peternak, desa memegang kunci untuk menjaga keberlangsungan hidup bangsa.
“Dari desa, kita menjaga Indonesia. Setiap lahan yang dikelola, setiap hasil panen yang dihasilkan, adalah bentuk nyata bela negara dalam mengisi kemerdekaan. APDESI Merah Putih berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan peran desa sebagai benteng utama ketahanan pangan,” ujar Anwar Sadat.
Diskusi ini menyoroti bahwa di tengah tantangan global seperti krisis iklim dan ketidakpastian geopolitik, memastikan perut rakyat terisi adalah kunci utama stabilitas nasional dan persatuan bangsa.
Mendorong Kebijakan Berkeadilan dan Inovasi Generasi Muda.” Untuk mewujudkan sinergi ini, kedua pihak menyoroti pentingnya tiga pilar dukungan. Pemerintah: Harus menghadirkan kebijakan yang berpihak dan berkeadilan bagi desa dan pelaku sektor pangan.
Bertanggung jawab dalam pengelolaan lahan dan menghargai produk pangan lokal.
Generasi Muda.
Didorong mengambil peran melalui inovasi, teknologi, dan kewirausahaan yang berbasis pada sektor pangan.
Melalui sinergi kuat antara APDESI Merah Putih dan Kemenhan RI, diharapkan semangat Bela Negara tidak hanya menjadi slogan, tetapi terwujud dalam kerja nyata di setiap desa, menjadikan lumbung pangan Indonesia sebagai benteng terakhir kedaulatan bangsa.
Apakah Anda ingin fokus berita ini lebih ditekankan pada peran Kemenhan dalam pertahanan nonmiliter, atau ada kegiatan APDESI yang ingin Anda soroti lebih lanjut.
Sumber: Akpersi.
Editor: DK86-Amir.
















Users Today : 29
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4055
Users This Month : 11105