Bukan Sekadar Bangun Jalan, TMMD ke-129 Bekali Petani Lhok Panah dengan Ilmu Tingkatkan Hasil Pertanian

DK86- BREAKING NEWS

Aceh Pidie, delikkasus86.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan fisik di tengah masyarakat, tetapi juga berupaya mengubah cara berpikir dan meningkatkan kemampuan warga melalui pengetahuan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan pertanian, perkebunan dan peternakan yang digelar Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pidie. Kegiatan tersebut berlangsung di Meunasah Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (8/8/2026).

Penyuluhan ini diikuti masyarakat, khususnya para petani dan warga yang menggantungkan perekonomiannya dari sektor pertanian, perkebunan maupun peternakan. Kegiatan menghadirkan langsung Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie, Hasballah, S.P., bersama tim penyuluh pertanian sebagai narasumber.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos.mengatakan, penyuluhan tersebut merupakan bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD yang orientasinya tidak hanya menyelesaikan pembangunan selama program berlangsung, tetapi juga menyiapkan masyarakat agar mampu mengembangkan potensi desanya secara mandiri.

“TMMD bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan maupun rumah. Yang tidak kalah penting adalah membangun sumber daya manusia. Melalui penyuluhan ini, kami ingin masyarakat mendapatkan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, perkebunan dan peternakan,” ujar Letkol Inf Abdul Hadi.

Menurutnya, peningkatan kapasitas petani menjadi salah satu kunci dalam mendukung program pemerintah, khususnya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Karena itu, Satgas TMMD ke 129 Kodim 0102/Pidie menggandeng instansi teknis agar masyarakat memperoleh pengetahuan yang benar dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Masyarakat dapat menerapkannya di lahan masing-masing, sehingga hasil pertanian meningkat dan pada akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Hasballah, S.P., menegaskan penyuluhan tersebut memiliki nilai strategis karena memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai pengelolaan usaha tani yang lebih efektif, efisien dan berorientasi pada peningkatan hasil.

“Penyuluhan seperti ini sangat penting karena petani tidak cukup hanya memiliki lahan. Mereka juga membutuhkan pengetahuan dan teknologi untuk mengelola lahan secara tepat, mulai dari pengolahan tanah, pemilihan dan perawatan tanaman, pengendalian hama hingga pengelolaan ternak,” kata Hasballah.

Ia berharap pengetahuan yang diberikan oleh para penyuluh pada rangkaian bkegiatan non fisik TMMD ke 129 Kodim 0102/Pidie ini dapat menjadi bekal bagi masyarakat Desa Lhok Panah untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengembangkan sektor pertanian dan peternakan sebagai sumber ekonomi keluarga.

Dalam penyuluhan tersebut, tim penyuluh pertanian memberikan berbagai materi praktis, di antaranya teknik pengolahan lahan secara modern dan tepat guna, cara mengidentifikasi serta mengendalikan hama dan penyakit tanaman, pengelolaan tanaman perkebunan, hingga teknik penggemukan hewan ternak agar lebih efisien dan memberikan hasil optimal.

Materi diberikan secara interaktif dengan membuka ruang diskusi bagi masyarakat. Sejumlah warga juga menyampaikan persoalan yang selama ini mereka hadapi di lapangan, terutama berkaitan dengan hama tanaman, pengolahan lahan dan peningkatan produktivitas hasil pertanian.

Bagi masyarakat, penyuluhan tersebut bukan sekadar pertemuan di meunasah. Ada pengetahuan baru yang diharapkan dapat dibawa pulang dan diterapkan langsung di lahan pertanian mereka.

Lukman Hakim, salah seorang warga Desa Lhok Panah yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku mendapatkan banyak pemahaman baru mengenai teknik pertanian dan cara mengatasi hama tanaman.

“Kami sangat berterima kasih karena mendapatkan arahan langsung dari penyuluh. Selama ini ada beberapa hal yang kami lakukan berdasarkan kebiasaan, tetapi setelah mendapatkan penjelasan kami menjadi lebih mengerti bagaimana cara yang tepat,” ungkapnya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan bersama oleh para petani sehingga kualitas dan hasil pertanian masyarakat semakin meningkat.

“Kami sekarang lebih mengerti tentang teknologi tepat guna dalam pertanian dan perkebunan. Semoga ilmu ini bisa kami terapkan sehingga hasil pertanian semakin baik dan dapat menambah pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur. Di balik jalan yang dibangun, rumah warga yang direhabilitasi dan berbagai fasilitas yang dikerjakan, terdapat upaya membangun kemandirian masyarakat melalui pengetahuan dan keterampilan.

Sebab, pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya menghadirkan perubahan pada wajah sebuah desa, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kemampuan untuk menjaga, mengembangkan dan memanfaatkan potensi yang dimilikinya.

Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus mendorong Desa Lhok Panah agar tidak hanya memiliki infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memiliki masyarakat yang semakin berdaya, produktif dan siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan di pedesaan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *