Aceh Pidie, delikkasus86.com – Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Wakil Bupati Pidie Al-zaizi Umar meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Gampong Benteng dengan Pasar Induk Gampong Pante Teugoh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (25/07/2026).
Peresmian diawali dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) yang dipimpin Imam Meunasah Gampong Benteng, Tgk. Gadeng, sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung jembatan oleh unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Kota Sigli merupakan jembatan perintis kedua di Kabupaten Pidie yang telah selesai dibangun dan dibuka untuk umum melalui Program Bantuan Presiden Republik Indonesia yang pelaksanaannya dipercayakan kepada TNI melalui Kementerian Pertahanan.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menghadirkan infrastruktur yang menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.
“Alhamdulillah, saat ini dua Jembatan Perintis Garuda telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat, yakni di Kecamatan Mutiara Timur dan Kecamatan Kota Sigli. Kami berharap keberadaan jembatan ini mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil perikanan dan perdagangan, memangkas jarak tempuh menuju pasar, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tidak sekadar menghadirkan sarana penghubung, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui konektivitas yang lebih baik.
“Sinergi antara pemerintah dan TNI akan terus kami hadirkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Semoga jembatan ini menjadi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mampu mendorong kemajuan wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Al-zaizi Umar menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan, TNI AD, Kodim 0102/Pidie, serta prajurit Yonif TP 857/GG yang telah bekerja keras hingga Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan dan diresmikan.
Menurutnya, jembatan tersebut bukan sekadar konstruksi yang tersusun dari besi, beton, dan kayu, melainkan simbol kepedulian negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung.
“Dulu masyarakat harus memutar hingga sekitar tiga kilometer untuk menuju Pasar Induk. Kini, dengan adanya jembatan ini, akses menjadi sangat dekat, hanya sekitar 50 meter. Ini tentu akan memperlancar aktivitas ekonomi, mempercepat mobilitas warga, serta memperkuat hubungan sosial antarwilayah,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Jembatan ini dibangun untuk masyarakat. Mari kita rawat bersama agar tetap kokoh dan terus memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” pesannya.
Usai peresmian, Dandim 0102/Pidie bersama Wakil Bupati, unsur Forkopimcam, dan perangkat gampong meninjau langsung kondisi Jembatan Perintis Garuda yang kini menjadi akses vital penghubung Gampong Benteng dengan Pasar Induk Gampong Pante Teugoh.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari Program Bantuan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pertahanan yang pelaksanaannya melibatkan TNI yang menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pidie.
















Users Today : 350
Users Yesterday : 548
Users Last 7 days : 4797
Users This Month : 14995