Dugaan Tindak Asusila dan Pemaksaan Aborsi Seorang Mahasiswi di Makassar Laporkan Oknum Brimob

DK86- BREAKING NEWS

MAKASSAR, Delikkasus86.com Seorang oknum anggota Brimob Polda Sulawesi Selatan berinisial AIS yang bertugas di Satuan Gegana dilaporkan ke Polda Sulsel atas dugaan tindak asusila, pemaksaan aborsi, serta dugaan penipuan terhadap seorang mahasiswi berusia 22 tahun yang identitasnya disamarkan menjadi Bunga.

‎Kasus tersebut kembali menjadi sorotan publik setelah korban memberikan kuasa hukum kepada Kantor Hukum FDL 89 Law Firm yang berkantor di Jalan Gunung Nona, Kota Makassar.

‎Kuasa hukum korban menyebut laporan tersebut telah diajukan ke Polda Sulsel sejak 11 November 2025 dengan nomor registrasi 28/Adv-FDL/LP/XI/2025. Namun hingga Mei 2026, proses penanganan perkara disebut masih berada pada tahap penyelidikan.

‎Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak korban, permasalahan bermula ketika korban mengaku berbadan dua dan usia kandungannya memasuki sekitar tiga bulan. Ia lalu diminta oleh terlapor untuk menggugurkan kandungan dengan alasan tertentu.

‎Pihak korban juga mengklaim bahwa terlapor sempat memberikan janji akan menikahi korban setelah persoalan tersebut diselesaikan. Namun, menurut pengakuan korban, janji tersebut tidak pernah direalisasikan.

‎Selain itu, korban melalui kuasa hukumnya mengaku pernah menerima tawaran kompensasi berupa sejumlah uang setelah laporan polisi diajukan. Tawaran tersebut diduga berkaitan dengan upaya agar laporan yang sedang berjalan dicabut.

‎Saat ditemui BKM, korban mengaku telah dua kali menerima tawaran penyelesaian secara damai. Namun, tawaran tersebut ditolaknya karena memilih melanjutkan proses hukum.

‎”Saya pernah ditawari untuk cabut ini laporan dan katanya saya akan dikasih kompensasi, tapi saya tolak,” ujar Bunga, Minggu (31/5/2026).

‎Menurutnya, tawaran tersebut datang dari dua pihak yang berbeda. “Dua kali saya ditawari. Pertama itu dari AIS dan kedua dari pihak Provos,” ungkapnya.

‎Meski demikian, korban mengaku tidak mengetahui nominal uang yang ditawarkan kepadanya.

‎”Untuk jumlahnya saya tidak tahu. Waktu itu mereka hanya bilang sebut saja berapa, tapi saya bilang tidak mau,” cetusnya.

Sumber: IG: @teropong_gowaa

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *