Dilikkasus86.com – Bekasi Cikarang Jawa Barat – Senin 19 Januari 2026 “Kami mengutuk keras aktor dan oknum yang diduga membekingi peredaran tramadol di wilayah Hukum Bekasi–Cikarang. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan obat keras yang merusak generasi muda.”
— Fadil Yakub Ketua Umum Ormas Maung Garuda Nusantara menyatakan
Pernyataan sikap keras Ketua umum Ormas Maung Garuda Nusantara (MGN), Fadil Yakub”,menjadi alarm serius bagi negara tentang obat keras tersebut
Di tengah maraknya peredaran obat keras jenis tramadol di wilayah hukum Bekasi dan Cikarang, Jawa Barat, suara masyarakat sipil kini menyatu dalam satu tuntutan tegas: bongkar aktor utama dan oknum membekingi, bukan sekadar menangkap pengedar kecil dan pemakai.
Redaksi nasional menilai, pernyataan Padil Yakub Ketua umum Maung Garuda Nusantara,bukan sekadar kritik, melainkan cermin kegelisahan publik atas pola penegakan hukum yang berulang dan tak pernah menyentuh inti persoalan.
Tramadol terus beredar, jaringan terus hidup, sementara yang terseret hukum hampir selalu lapisan terbawah.
Jaringan Terlalu Kuat untuk Disebut Kebetulan
Peredaran tramadol yang masif dan berulang menunjukkan adanya kejahatan terorganisir.
Tidak mungkin obat keras beredar luas tanpa pasokan stabil, modal besar, jalur distribusi rapi, dan ruang aman. Ketika pola ini berlangsung lama, publik wajar mencurigai adanya oknum yang membekingi.
Fadil Yakub secara terbuka menyebut kondisi ini sebagai bentuk pembiaran yang membahayakan masa depan generasi muda penerus bangsa akan semakin Rusak,apa bila Di biarkan, hukum yang hanya berani ke bawah adalah hukum yang kehilangan daya cegah.
Bekasi–Cikarang, Ujian Wibawa Negara
Sebagai kawasan strategis nasional, Bekasi–Cikarang seharusnya menjadi contoh ketegasan penegakan hukum. Namun realita di lapangan justru memperlihatkan sebaliknya ,terang terangan pengedar obat terlarang di jual bebaskan.
Jaringan tramadol cepat pulih setiap kali operasi digelar. Ini menandakan bahwa yang disentuh bukan otaknya, melainkan kaki tangannya.
Redaksi nasional menegaskan, penangkapan pengedar kecil tidak dapat disebut keberhasilan, selama bandar – besar besar dan pengendali jaringan tetap aman.
Negara Harus Naik ke Atas
Pernyataan Padil Yakub harus dibaca sebagai peringatan keras. Jika negara terus ragu membongkar aktor utama, maka kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan runtuh.
Tramadol bukan hanya persoalan hukum, tetapi ancaman sosial dan kesehatan nasional.
Hukum harus berani:
Menelusuri alur distribusi dari hulu ke hilir
Membongkar aliran uang hasil kejahatan
Mengungkap siapa aktor dan oknum membekingi di balik layar
Tanpa itu, penegakan hukum hanya akan menjadi rutinitas tanpa hasil.
negara tidak boleh takut pada jaringan obat keras. Suara Yakup Padly mewakili suara publik yang menuntut keadilan substantif, bukan pencitraan.
Jika aktor utama dan membekingi tidak segera dibongkar, maka negara bukan hanya gagal menegakkan hukum, tetapi membiarkan generasi muda dikorbankan secara sistematis.
Di titik ini, diam bukan pilihan, ragu bukan alasan.
Hukum harus naik ke atas—atau legitimasi negara akan jatuh ke bawah.
Dilikkasus86. Com
Penulis:
Mardani Lubis
















Users Today : 620
Users Yesterday : 886
Users Last 7 days : 5613
Users This Month : 3797