Samosir_Dalam Rangka Pesta Emas Tugu Tamba Tua yang akan di Gelar pada 29/30 Juni 2026.
Keturunan Op. Raja Tamba Tua br. Malau Pase telah gelar acara marmitta (Tonggo Raja) pada Selasa, 16 Juni 2026 di Desa Tamba Dolok Kecamatan Sitio-tio Kabupaten Samosir pukul 12.00 WIB.
Pelaksanaan marmitta (Tonggo Raja) oleh keturunan Tamba Tua merupakan langkah awal yang sakral dalam melestarikan tatanan Dalihan Natolu guna mematangkan rencana besar Pesta Emas Tugu Tamba Tua, pada Selasa 16 Juni 2026 di Desa Tamba Dolok Kecamatan Sitio-tio Kabupaten Samosir .
Acara Marnitta tersebut dipimpin langsung oleh Keturunan Tamba Tua /br Malau dan dihadiri Haha partubu dari keluarga besar Tamba Tua yaitu Simbolon Tua, Saragi Tua, Munthe Tua, Nahampun Tua dan Boru-nya Marga Silalahi, Sihotang, Siburian, Aritonang dan juga tutur Tulang-nya Tamba Tua yaitu Silauraja, Hulahula Pangolian Tamba Tua yaitu Malau Pase dan Tutur Hula-hula dari Anak Tamba Tua yaitu Marga Sinaga yaitu hula-hula Tamba Sitonggor, Marga Pasaribu dari Hula-hula dari Tamba Lumban Tonga-Tonga dan Marga Malau dari Hula-hula Tamba Lumban Toruan.
Tonggo Raja atau Marnitta adalah musyawarah adat Batak Toba yang wajib dilakukan untuk mencapai mufakat terkait persiapan teknis, pendanaan, dan rangkaian ritual adat yang akan dilaksanakan bingkai Dalihan Natolu.
Acara marnitta diharapkan menjadi fondasi penting untuk menyatukan visi seluruh pomparan Tamba Tua, sebelum menggelar perayaan akbar di tugu leluhur TAMBA TUA pada 29/30 Juni 2026.
Pada acara Marnitta Tamba Tua, Tulang Silau Raja serta Hula-hula Marga Sinaga, Pasaribu dan Malau mendoakan kepada Yang Maha Kuasa agar persiapan Pesta Syukuran Tugu Op. Raja Tamba Tua/br. Malau berjalan lancar sampai ke acara puncak. Dukungan moral dan doa restu ini menjadi fondasi kuat agar seluruh rangkaian acara adat berjalan lancar, membawa berkat, dan mempererat tali persaudaraan bagi seluruh keturunan Pomparan Tamba Tua, karena Doa Restu Tulang yaitu Silau Raja, Hula-hula Pangolian yaitu Malau Pase dan Hulahula Pangolian Anak Raja Tamba Tua yaitu Marga Sinaga, Marga Pasaribu, Marga Malau Tulang diyakini membawa kelancaran dan berkat melimpah (pasu-pasu) dalam acara pesta Emas Tugu Tamba Tua.
Sekretaris Panitia Syukuran Pesta Emas Tugu Op. Raja Tamba Tua Josro Tamba, S.IP mengatakan Syukuran Pesta Emas Tugu Op. Raja Tamba Tua sedunia akan menjadi momentum untuk mewariskan nilai-nilai luhur, adat istiadat, dan silsilah (tarombo) kepada generasi muda keturunan Tamba, Serta Menjadikan kawasan tugu dan Rumah Parsaktian sebagai simbol pemersatu keturunan Tamba dan tempat untuk bermusyawarah serta mengenang leluhur. Dan Pesta Syukuran Emas Tugu Tamba Tua adalah untuk memperkokoh persatuan, kesatuan, dan tali silaturahmi di antara seluruh keturunan Op Raja Tamba Tua yang tersebar di seluruh dunia,ucap Josro Tamba.
Sementara itu, salah satu Keturunan Tamba Lumban Tonga-Tonga br. Pasaribu yang sudah berdomisili di Desa Sijambur Kecamatan Ronggur Nihuta kabupaten Samosir Julismen Tamba mengatakan bahwa Keturunan Tamba Tua Boru Malau Putra 3 – Putri 3 yaitu :
1. Sitonggor /br Sinaga
2. Lumban Tongatonga/br Pasaribu
3. Lumban Toruan/br Malau
1. Hot Pangihutan dinikahi oleh Raja Sigodang Ulu Sihotang
2. Sondangna Uli dinikahi oleh Toga Raja Siburian
3. Seorang putri dinikahi oleh Toga Aritonang
Julismen Tamba menambahkan bahwa
rumpun garis keturunan yang bernaung di bawah persatuan Toga Tamba, termasuk marga-marga yang lahir dari garis keturunan Tamba Tua seperti Tamba Tua yaitu:
Siallagan
Turnip
Sidabutar
Sijabat
Siadari
Sidabalok
Munte (Marhati Ulubalang)
Siambaton
Rumahorbo
Napitu
Sitio
Jenda Tamba sebagai Ketua Bona Pasogit juga menambahkan bahwa tujuan utama dari perayaan Syukuran Pesta Emas Tugu Op. Raja Tamba Tua di Kabupaten Samosir adalah sebagai momentum sakral untuk mempererat persatuan dan kesatuan marga, melestarikan budaya Batak, serta mendoakan kesejahteraan seluruh keturunan, ucapnya.
















Users Today : 88
Users Yesterday : 625
Users Last 7 days : 5264
Users This Month : 5939