DELIKKASUS86. COM – JAKARTA. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) mengirimkan sinyal keras kepada seluruh anggotanya di pelosok negeri. Tidak ada ruang bagi ketidakdisiplinan. Melalui Surat Keputusan Nomor: 002/SK/AKPERSI/DPP/IV/2026**, DPP resmi membekukan jabatan Ketua DPC Kabupaten Bogor, S.Y, per Kamis (02/04).
Langkah drastis ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan evaluasi mendalam, kepengurusan DPC Kabupaten Bogor dinilai telah mengalami “kelumpuhan” manajerial. Tanpa program kerja nyata, tanpa rapat internal, dan mengabaikan instruksi garis komando pusat, DPP menilai keberadaan kepemimpinan lama hanya menjadi beban bagi organisasi.
Ketua Umum DPP AKPERSI.” Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E, menegaskan bahwa AKPERSI bukan sekadar tempat berkumpul tanpa arah.
“Organisasi ini dibangun dengan darah dan integritas. Kami tidak butuh pengurus yang hanya mengejar gelar atau sekadar numpang nama di SK, tapi nol aksi di lapangan. Pembekuan ini adalah pesan bagi seluruh Indonesia.” Bekerja sesuai AD/ART, atau silakan keluar dari barisan!” tegas Rino dengan nada berwibawa.
Rino menambahkan bahwa membiarkan konflik internal dan kevakuman program adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik dan marwah profesi pers.
Senada dengan Pusat, Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menyatakan dukungan penuh atas keputusan ini. Baginya, pembinaan sudah dilakukan maksimal, namun ketegasan adalah satu-satunya jalan keluar yang tersisa.
“Kami butuh petarung, bukan pecundang yang membiarkan organisasi mati suri. Keputusan DPP adalah obat pahit yang harus ditelan demi menjaga stabilitas dan nama baik AKPERSI di Jawa Barat,” ujar Ahmad.
Zero Tolerance. Tidak ada toleransi bagi pengurus yang mengabaikan instruksi hirarki organisasi.
Aksi Nyata. Setiap DPC wajib membuktikan eksistensinya melalui program kerja yang dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat.
Soliditas Tanpa Batas. Konflik internal yang berlarut-larut akan langsung dipangkas demi menyelamatkan institusi.
DPP bersama DPD Jawa Barat kini bergerak cepat melakukan konsolidasi untuk menyusun ulang kekuatan di Kabupaten Bogor. Pembekuan ini adalah titik balik untuk melahirkan kepemimpinan baru yang lebih progresif, militan, dan berintegritas.
Rilis ini menjadi peringatan sekaligus motivasi bagi seluruh DPC dan DPD se-Indonesia. AKPERSI sedang bergerak menjadi organisasi profesi yang disegani. Siapa pun yang menghalangi laju kereta organisasi dengan kemalasan atau pembangkangan, akan ditinggalkan.
Editor/DK86/ OKK DPD Akpersi Sumatera Selatan, Amir Makmun, S.T., C.I.L.J















Users Today : 322
Users Yesterday : 767
Users Last 7 days : 3998
Users This Month : 11048