SULUT – DELIKKASUS86.COM – Kepanikan dan jeritan memecah perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, pada Sabtu siang, 20 Juli 2025. Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 yang mengangkut 280 penumpang dan 15 awak kapal terbakar saat berlayar menuju Pelabuhan Manado, tepatnya pukul 14.00 Wita, mengakibatkan sedikitnya 5 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Kejadian memilukan ini terjadi di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, di mana kobaran api bermula dari bagian buritan kapal. Sebagian besar penumpang panik dan melompat ke laut dengan menggunakan pelampung (life jacket), sementara kapal nelayan yang kebetulan melintas berperan besar menyelamatkan para korban dengan mengevakuasi mereka ke Pulau Talise dan Pulau Gangga.
Asal Perjalanan dan Kronologi
Menurut laporan dari Laksamana Pertama Bakamla RI Zona Tengah, Teguh Prasetya, KMP Barcelona 5 berangkat dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud, pada 19 Juli 2025 pukul 14.30 Wita menuju Pelabuhan Lirung. Namun karena cuaca buruk, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Manado pada dini hari pukul 01.00 Wita.
Sayangnya, belum tiba di tujuan, musibah menimpa di tengah laut.
Respons Cepat Tim Gabungan dan Evakuasi
Tim gabungan dari Basarnas, Bakamla RI Zona Tengah (HSC 32-03), KN Gajah Laut, Satpolair, dan PSDKP Bitung bergerak cepat ke lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap melalui tiga titik yaitu:
Pelabuhan Munte, Likupang Timur
Dermaga Bakamla Serey, Likupang Barat
Dermaga Pulau Gangga
Beberapa korban dengan kondisi kritis langsung dilarikan ke RSUP Kandou Malalayang, RSUD Walanda Maramis, dan RSUD ODSK.
Korban Jiwa dan Pasien Dirujuk
Hingga kini, 5 korban dinyatakan meninggal dunia, antara lain:
1. Asna Lapai (Melonguane)
2. Zakarias Tindigulangi (Kec. Geme)
3. Yuliana Gumolung (Bowombaru)
4. Dua korban perempuan belum teridentifikasi (satu masih di atas kapal Basarnas)
Tiga pasien rujukan dari RS Mala Talaud ditemukan selamat dan sedang dalam perawatan intensif, antara lain:
Hugu Majuntu, menderita epilepsi dan komplikasi stroke
Betrivia Malimbulun, perempuan hamil 37-38 minggu dalam kondisi gawat janin
Daniel Lena, pasien jantung dengan diagnosis STEMI inferior
Selain itu, beberapa korban selamat saat ini dirawat di Puskesmas Mubune, Kecamatan Likupang Barat, di antaranya:
Herman Banua, Apriani Tondenanung, Petrus Nadelang, Alprina Kaarai, Gizela Awuy, Leonardo Papalapu, Yongki Papalapu, Alfandi Puntuh, Nurdin Tegi, dan Betrivia.
Penyelidikan dan Langkah Lanjutan
Pihak berwenang masih terus melakukan identifikasi jenazah serta penyelidikan penyebab kebakaran. Laksamana Teguh menyampaikan bahwa kerja sama antara aparat keamanan, nelayan lokal, dan relawan masyarakat sangat membantu dalam proses evakuasi cepat yang menyelamatkan ratusan nyawa.















Users Today : 1211
Users Yesterday : 2145
Users Last 7 days : 12982
Users This Month : 19960