Dilikkasus86.com – Jakarta – Jumat 22 Mei 2026 – Masyarakat di wilayah Daerah Khusus Jakarta diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hingga dini hari menyusul beredarnya informasi mengenai sejumlah titik yang dinilai rawan aksi kriminalitas jalanan, khususnya begal dan pencurian dengan kekerasan.
Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebut beberapa kawasan di lima wilayah Jakarta perlu mendapat perhatian ekstra, terutama pada jam-jam rawan antara pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB. Warga diminta untuk menghindari perjalanan sendirian apabila tidak memiliki kepentingan mendesak serta selalu memperhatikan faktor keamanan saat berkendara.
Di wilayah Jakarta Barat, titik yang disebut rawan di antaranya kawasan Arjuna Utara Kebon Jeruk, Palmerah, Tamansari, Tambora, Grogol, hingga Petamburan.
Sementara di Jakarta Selatan, kawasan sekitar TPU Menteng Pulo, Kuningan, disebut perlu diwaspadai pada malam hari.
Untuk wilayah Jakarta Pusat, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat melintas di Underpass Senen, Jalan Letjen Suprapto, dan Jalan Benyamin Sueb Kemayoran. Sedangkan di Jakarta Timur, titik rawan disebut berada di Flyover Kampung Melayu, Klender, Duren Sawit, kawasan BKT, hingga Jalan Raya Bogor mulai dari Kramat Jati sampai Ciracas.
Adapun di Jakarta Utara, masyarakat diingatkan agar lebih waspada di sepanjang Jalan RE Martadinata dari kawasan Ancol menuju Tanjung Priok, wilayah Cilincing, serta Jalan Pluit Selatan.
Pengamat keamanan perkotaan menilai kondisi jalan yang sepi, minim penerangan, serta kurangnya aktivitas masyarakat pada dini hari menjadi faktor yang sering dimanfaatkan pelaku kriminalitas jalanan. Karena itu, pengendara roda dua maupun roda empat diimbau tidak berhenti sembarangan di lokasi gelap dan selalu memastikan kendaraan dalam kondisi aman.
Selain itu, warga juga disarankan untuk:
Menghindari penggunaan perhiasan atau barang mencolok saat berkendara malam hari.
Tidak bermain telepon genggam di pinggir jalan sepi.
Mengutamakan perjalanan berkelompok bila memungkinkan.
Menggunakan jalur utama yang ramai dan memiliki penerangan cukup.
Segera menghubungi aparat kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Masyarakat berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli rutin di titik-titik yang dianggap rawan guna memberikan rasa aman bagi warga, khususnya pekerja malam, pengemudi ojek online, serta masyarakat yang masih beraktivitas hingga dini hari.
Warga juga diingatkan agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan kehati-hatian serta koordinasi dengan pihak berwenang apabila mengalami atau menyaksikan tindak kriminalitas.
“Keselamatan adalah yang utama. Jika tidak ada kepentingan mendesak, lebih baik mengurangi aktivitas di jam rawan dan tetap menjaga kewaspadaan,” demikian imbauan yang beredar di tengah masyarakat.
Tetap berhati-hati, selalu waspada, dan utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan malam hari di wilayah Jakarta.
Dilikkasus86.com
Redaksi: David E,SE.
















Users Today : 490
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4642
Users This Month : 12707