DK86- BREAKING NEWS

Dilikkasus86.com – JAKARTA – SENIN 6 Afril 2026 – Ketum Muda Berkarya Irmawati: Target 6% Bukan Hal Mudah, UMKM Hadapi Tekanan Produk Impor
Jakarta – Ketua Umum organisasi Muda Berkarya, Irmawati, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen bukanlah hal yang mudah untuk dicapai tanpa adanya perlindungan nyata terhadap pelaku usaha dalam negeri, khususnya sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Irmawati, salah satu tantangan terbesar yang saat ini dihadapi pengusaha nasional adalah derasnya arus produk impor yang masuk ke pasar domestik dengan harga yang sangat kompetitif, sehingga membuat produk UMKM lokal kesulitan bersaing.

“Pertumbuhan ekonomi 6 persen itu bukan hal mudah. Persaingan dengan produk impor dari luar negeri menjadi salah satu tantangan besar bagi pengusaha nasional, terutama UMKM yang modal dan akses pasarnya masih terbatas,” ujar Irmawati dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa tanpa keberpihakan kebijakan yang kuat terhadap produk dalam negeri, maka UMKM akan semakin tertekan dan berpotensi kehilangan pasar di negeri sendiri.

UMKM Harus Jadi Prioritas Kebijakan Ekonomi
Irmawati menilai bahwa UMKM seharusnya menjadi prioritas utama dalam strategi pertumbuhan ekonomi nasional karena sektor ini terbukti mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Menurutnya, apabila UMKM diberikan kemudahan akses permodalan, distribusi, serta perlindungan pasar, maka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional akan sangat signifikan.

“Kalau UMKM kuat, ekonomi rakyat kuat. Kalau ekonomi rakyat kuat, maka target pertumbuhan ekonomi nasional akan lebih mudah tercapai,” tegasnya.
Logistik dan Distribusi Masih Jadi Kendala
Selain persoalan produk impor, Irmawati juga menyoroti masih mahalnya biaya logistik serta belum meratanya sistem distribusi barang di Indonesia. Hal ini menurutnya membuat produk lokal sulit bersaing dari sisi harga.

Ia juga menekankan pentingnya pembenahan sistem distribusi nasional termasuk efisiensi jalur logistik dan transportasi agar produk UMKM dari daerah dapat masuk ke pasar besar nasional.

Perlu Sinergi Fiskal, Moneter dan Dunia Usaha
Irmawati menambahkan bahwa sinergi antara kebijakan fiskal pemerintah, kebijakan moneter, serta dukungan dunia usaha harus berjalan selaras agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh sektor besar saja, tetapi juga dirasakan oleh pelaku usaha kecil.

Ia berharap pemerintah dapat memperkuat pengawasan terhadap produk impor, memberikan insentif kepada industri lokal, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk UMKM.

Harapan Dunia Usaha
Sebagai penutup, Irmawati berharap adanya komitmen bersama antara pemerintah, regulator ekonomi, organisasi pengusaha, dan seluruh stakeholder agar target pertumbuhan ekonomi Indonesia benar-benar didukung oleh kekuatan ekonomi domestik.

“Kami optimistis Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 6 persen, tetapi syaratnya UMKM harus dilindungi, produk lokal harus diperkuat, dan pengusaha dalam negeri harus diberikan kesempatan yang adil untuk berkembang,” tutup Irmawati.
(Redaksi Nasional – Dilkkasus86.com)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *