Miras Picu Pembunuhan Sadis di Sangihe, Korban Ditikam Berkali-Kali di Depan Rumah

DK86- BREAKING NEWS

SANGIHEDELIKKASUS86.COM – Suasana tenang di Kampung Beha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mendadak berubah mencekam pada Selasa malam (11/11/2025). Seorang pria berinisial N.J.T (37) tewas bersimbah darah setelah ditikam berulang kali oleh U.B (27), yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol.

Kejadian tragis itu terjadi sekitar pukul 21.00 WITA di rumah keluarga Tarimakase–Mamuka, Lindongan I Kampung Beha. Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula dari teguran sederhana yang dilontarkan Mardia Mamuka, ibu korban, kepada pelaku terkait bisingnya suara knalpot motor yang dikendarainya.

Namun, teguran tersebut justru menyulut emosi pelaku. Dengan marah, pelaku memarkir motornya, berjalan menuju rumah korban, dan tanpa banyak bicara langsung mencabut pisau dari pinggang lalu menikam korban berkali-kali.

“Pelaku marah setelah ditegur, kemudian mendatangi rumah korban dan langsung melakukan penikaman,” ungkap Kapolsek Tabukan Utara AKP Imer Toppol dalam laporannya kepada Kapolres Kepulauan Sangihe.

Akibat amukan brutal itu, korban mengalami luka serius di seluruh tubuh: lima luka di punggung, satu di tangan kanan, satu di bawah ketiak, satu di lengan kanan, dan satu luka tembus di paha kiri hingga selangkangan. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun terpeleset dan kembali diserang hingga akhirnya terkapar tak bernyawa.

Warga yang mendengar teriakan saksi segera berdatangan dan berupaya menolong korban. Namun nyawanya tak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di RSUD Liun Paduli Tabukan Utara.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Tak lama berselang, petugas Polsek Tabukan Utara tiba di TKP dan berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti sebilah pisau penikam yang masih berlumur darah.

“Langkah-langkah kepolisian sudah dilakukan, mulai dari olah TKP, mengamankan pelaku, membawa korban ke rumah sakit, hingga melakukan permintaan visum luar dalam,” jelas Kapolsek.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Tabukan Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan keluarga korban guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar menjauhi minuman keras, yang kerap menjadi pemicu tindakan kekerasan hingga berujung maut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian,” tegas Kapolsek AKP Imer Toppol.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *