Maumere, delikkasus86. Com. – Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago merespons cepat dan meninjau langsung di lapangan atas laporan warga terkait pembongkaran dan pembangunan jalur pembuangan air melalui drainase pada proyek jalan lingkar luar Wairgajon menuju Patisomba sabtu 10/1/2026 sore kemarin.
Drainase tersebut diketahui melintasi lahan dan bermuara pada kebun milik warga bernama Marsianus yang telah memiliki sertifikat hak milik.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bupati Sikka meminta pihak kontraktor pelaksana proyek agar segera menyelesaikan persoalan yang terjadi di lapangan.
Bupati menegaskan pentingnya koordinasi yang baik antara kontraktor, konsultan, dan pemilik lahan, sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sikka pada prinsipnya tetap mendukung dan menunjang program pembangunan pemerintah demi kepentingan masyarakat luas, ” Ungkap Bupati Sikka
Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap pekerjaan infrastruktur dilaksanakan sesuai ketentuan dan tidak mengabaikan hak-hak warga, khususnya terhadap lahan milik masyarakat yang telah bersertifikat.

Sementara itu, Marsianus selaku pemilik lahan kepada awak media di lokasi pembangunan drainase menjelaskan bahwa dirinya telah menegur pihak konsultan agar tidak melanjutkan pekerjaan di lahannya. Namun, saat ia kembali ke rumah, pihak kontraktor justru menginstruksikan operator ekskavator untuk melakukan penggalian dan meletakkan blok-blok saluran drainase yang mengarah ke lahan miliknya.

Merasa dirugikan atas tindakan tersebut, Marsianus kemudian melaporkan kejadian itu langsung kepada Bupati Sikka selaku kepala pemerintahan daerah dengan harapan persoalan tersebut dapat segera diselesaikan secara adil dan tidak merugikan hak kepemilikan lahannya.
sisi lain, salah satu kontraktor pelaksana proyek yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan bahwa pihaknya akan mematuhi arahan Bupati Sikka dengan tidak melanjutkan pekerjaan drainase pada lokasi yang dipersoalkan.
Ia menegaskan bahwa pihak kontraktor akan segera melakukan penyesuaian teknis.
“Kami tidak akan melanjutkan pekerjaan drainase tersebut sesuai dengan arahan Bupati. Kami akan melakukan pemindahan saluran drainase kembali ke titik nol sehingga tidak merugikan lahan milik warga,” ujarnya.
Kontraktor tersebut juga menyampaikan komitmennya untuk berkoordinasi dengan konsultan pengawas serta pemilik lahan agar pelaksanaan pekerjaan selanjutnya berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sosial di kemudian hari.
Penulis : Jusuf Porwaila SH
















Users Today : 362
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4388
Users This Month : 11438