Banda Aceh, delikkasus86.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum Aceh terus tancap gas memperkuat sinergi lintas instansi di Bumi Serambi Mekkah. Kali ini, jajaran pimpinan tinggi Kanwil Kemenkum Aceh menyambangi Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Aceh untuk mengawal sejumlah program strategis nasional dan daerah.
Pertemuan koordinasi ini berlangsung hangat di Ruang Rapat Biro Hukum, Gedung Kantor Gubernur Aceh, Kepala Kanwil Kemenkum Aceh hadir didampingi jajaran Kepala Divisi dan disambut langsung oleh Kepala Biro Hukum Setda Aceh.
Kepala Biro Hukum Setda Aceh mengawali pertemuan dengan memperkenalkan struktur, tugas dan fungsi Biro Hukum serta memberikan apresiasi tinggi atas dukungan Kanwil Kemenkum Aceh selama ini. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci suksesnya pelaksanaan program prioritas yang menjadi perhatian bersama.
๐๐ข๐ธ๐ข๐ญ ๐๐ข๐ณ๐ฎ๐ฐ๐ฏ๐ช๐ด๐ข๐ด๐ช ๐๐ข๐ฏ๐ถ๐ฏ ๐ญ๐ฆ๐ธ๐ข๐ต ๐๐ช๐จ๐ช๐ต๐ข๐ญ๐ช๐ด๐ข๐ด๐ช
Salah satu poin penting yang dibahas adalah optimalisasi digitalisasi pembentukan peraturan perundang-undangan di daerah melalui aplikasi e-Harmonisasi Kementerian Hukum. Kemenkum Aceh dan Biro Hukum sepakat mengoptimalkan layanan harmonisasi melalui aplikasi e-harmonisasi termasuk mendorong peningkatan kualitas SDM Perancang Perundang-undangan melalui berbagai pelatihan demi memastikan setiap regulasi daerah, baik Qanun maupun Perkada, memiliki kualitas hukum yang baik, tidak tumpang tindih dan implementatif.
๐๐ท๐ข๐ญ๐ถ๐ข๐ด๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ฌ๐ถ๐ฏ๐ค๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ช๐ซ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฉ๐ถ๐ฌ๐ถ๐ฎ
Dari berbagai peraturan perundang-undangan di daerah yang telah dibentuk, Kemenkum Aceh dan Biro Hukum Setda Aceh memiliki pandangan yang sama bahwa sebagai bagian dari siklus kebijakan, evaluasi atas sebuah kebijakan hukum menjadi titik sentral.
“Kementerian Hukum menaruh perhatian penuh pada aspek evaluasi kebijakan melalui program Analisis Evaluasi (Anev) Perda, guna memastikan masih layak atau tidaknya sebuah aturan dihadapkan dengan perkembangan serta dinamika masyarakat.” ujar Kakanwil Kemenkum Aceh dalam keterangannya.
Terkait Anev, kedua belah pihak akan segera menginventarisasi Qanun mana saja yang masuk skala prioritas untuk dievaluasi pada tahun 2026 ini.
๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ณ๐ข๐ฅ๐ช๐ญ๐ข๐ฏ ๐๐ฅ๐ข๐ต ๐๐ข๐ฎ๐ฑ๐ฐ๐ฏ๐จ
Kabar menarik muncul dari sektor bantuan hukum. Menjelang peresmian Pos Bantuan Hukum Desa (Posbankumdes) secara nasional oleh Presiden RI pada bulan April mendatang, Aceh bersiap menonjolkan kearifan lokalnya.
Kemenkum Aceh dan Biro Hukum Setda Aceh sepakat menindaklanjuti diafirmasinya Peradilan Adat Gampong sebagai bentuk Posbankumdes di Aceh dengan mengambil langkah strategis penguatan Peradilan Adat Gampong melalui program bantuan hukum hingga peningkatan kapasitas bidang hukum bagi Keuchik dan perangkat desa maupun adat.
Guna memperkuat sinergi Peradilan Adat Gampong dengan Posbankumdes, perlu disusun petunjuk teknis (juknis) operasional agar akses keadilan bagi masyarakat desa semakin nyata.
๐๐ณ๐ฐ๐ต๐ฆ๐ฌ๐ด๐ช ๐๐ณ๐ฐ๐ฅ๐ถ๐ฌ ๐๐ฐ๐ฌ๐ข๐ญ ๐๐ฆ๐ธ๐ข๐ต ๐๐ฆ๐ฌ๐ข๐บ๐ข๐ข๐ฏ ๐๐ฏ๐ต๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ฌ๐ต๐ถ๐ข๐ญ
Tak hanya soal regulasi, perlindungan terhadap kreativitas anak bangsa juga menjadi sorotan utama. Kemenkum Aceh mendorong adanya regulasi khusus di daerah yang mengatur penguatan terhadap perlindungan Kekayaan Intelektual (KI).
Hal ini dianggap penting untuk segera diimplementasikan sebagai upaya melindungi potensi produk-produk asli daerah Aceh agar memiliki nilai ekonomi tinggi dan terlindungi secara hukum.
๐๐ฐ๐ณ๐ถ๐ฎ ๐๐ช๐ด๐ฌ๐ถ๐ด๐ช ๐๐ต๐ณ๐ข๐ต๐ฆ๐จ๐ช ๐๐ฆ๐ฃ๐ช๐ซ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ
Sebagai langkah nyata, kedua instansi sepakat membangun komunikasi yang lebih efektif dan intensif melalui forum diskusi/komunikasi kebijakan secara berkala dengan melibatkan stakeholders terkait lainnya. Wadah ini akan menjadi ruang koordinasi cepat untuk membedah isu-isu aktual hukum, baik dari pusat maupun dinamika lokal di Aceh.
















Users Today : 399
Users Yesterday : 569
Users Last 7 days : 5120
Users This Month : 13185