Diduga Fiktif, Pengadaan Ambulans di Sejumlah Desa Kecamatan Permata Intan Disorot Publik

DK86- BREAKING NEWS

Murung Raya, Kalteng – Delikkasus86.com — Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di wilayah Kabupaten Murung Raya, tepatnya di Kecamatan Permata Intan. Berdasarkan penelusuran tim awak media, sejumlah desa di kecamatan tersebut diduga melakukan pengadaan unit ambulans yang tidak pernah terealisasi dalam tiga tahun anggaran terakhir, yakni 2022, 2023, dan 2024.

Dugaan ini diperkuat oleh hasil wawancara dengan beberapa tokoh masyarakat di desa-desa yang menjadi lokasi program tersebut. “Sepanjang pengetahuan kami, tidak pernah ada ambulans yang dibeli menggunakan dana desa,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada sejumlah kepala desa melalui pesan singkat (SMS), namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan. Salah satu kepala desa yang berhasil dihubungi justru membenarkan bahwa ambulans memang tidak pernah ada di desanya.

“Memang tidak ada ambulans. Dana dalam SPJ itu hanya formalitas, sebenarnya digunakan untuk membeli perahu,” ujar kepala desa tersebut.

Namun saat awak media mencoba mendokumentasikan perahu yang disebutkan, pihak kepala desa menolak memberikan izin pengambilan gambar. Permintaan untuk mendapatkan nomor kontak Camat Permata Intan juga tidak dipenuhi oleh kepala desa, sehingga informasi dari pihak kecamatan pun belum berhasil diperoleh hingga kini.

Dugaan penyimpangan ini turut diperkuat oleh dokumen internal yang dimiliki media Delikkasus86.com perwakilan Kalimantan Tengah. Dokumen tersebut menunjukkan adanya indikasi bahwa proyek pengadaan ambulans telah dianggarkan dalam APBDes selama tiga tahun berturut-turut, namun tidak ditemukan bukti realisasi fisik di lapangan.

Salah satu tokoh masyarakat yang ditemui mengungkapkan kecurigaannya bahwa praktik ini merupakan bagian dari dugaan korupsi yang terorganisir. “Ini seperti korupsi berjamaah. Kami minta agar pihak berwenang turun tangan menyelidiki,” ujarnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kecamatan belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pengadaan fiktif ini. Media Delikkasus86.com akan terus melakukan pemantauan dan memberikan ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait demi memenuhi asas keberimbangan informasi.

Berita ini akan diperbarui seiring perkembangan lebih lanjut.

(Hg)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *